CIBINONG, INDONESIA NEWS CHANNEL – Antusiasme aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengikuti kajian Subuh bersama Ustaz Abdul Somad di Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong, Senin (26/10/2026), menjadi sorotan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

Menariknya, kegiatan tersebut tidak menerapkan sistem absensi bagi peserta. Kehadiran ASN diharapkan tumbuh dari kesadaran pribadi untuk menambah ilmu, memperkuat keimanan, dan memperoleh pembinaan rohani, bukan semata-mata karena kewajiban kedinasan.

Kajian tersebut dihadiri Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, serta ASN di lingkungan Pemkab Bogor dan sejumlah instansi vertikal.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas spiritual aparatur, sehingga profesionalisme dalam bekerja berjalan seiring dengan integritas, tanggung jawab moral, dan nilai-nilai keagamaan.

Korpri Perkuat Pembinaan Rohani ASN

Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, kajian Subuh merupakan salah satu bentuk pembinaan Korpri kepada ASN yang tidak hanya berorientasi pada kesehatan jasmani, tetapi juga memperhatikan kebutuhan rohani.

Menurut Ajat, penguatan spiritual menjadi bagian penting dalam membangun karakter aparatur yang mampu menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional serta berintegritas.

Ia menjelaskan, pembinaan rohani ASN juga mendapat perhatian Bupati Bogor selaku Pembina Korpri. Karena itu, kegiatan keagamaan diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial dalam peringatan hari jadi organisasi.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan, tidak hanya dalam rangka memperingati HUT Korpri. Sebab, kita memang membutuhkan siraman rohani secara rutin,” ungkap Ajat.

Materi Kajian Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Ajat menilai materi yang disampaikan Ustaz Abdul Somad relevan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun kebiasaan positif sejak bangun tidur hingga menjalankan peran dan tanggung jawab di tengah masyarakat.

Pesan-pesan keagamaan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi ASN dalam memperbaiki perilaku, menjaga etika, serta meningkatkan kesadaran terhadap amanah yang diemban sebagai pelayan publik.

Dengan penguatan nilai spiritual, ASN diharapkan tidak hanya memahami tugas dari sisi administratif, tetapi juga menyadari pentingnya kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan pekerjaan.

Antusiasme Peserta Dinilai Tumbuh dari Kesadaran

Ajat mengapresiasi tingginya antusiasme ASN yang mengikuti kajian Subuh tersebut. Menurutnya, tidak adanya sistem absensi menjadi hal menarik karena kehadiran peserta diharapkan benar-benar dilandasi kemauan pribadi untuk memperoleh ilmu dan memperkuat keimanan.

“Saya cukup bangga karena ternyata antusiasme ASN untuk hadir sangat baik. Artinya, mereka mengikuti kegiatan ini bukan karena diwajibkan atau karena adanya absensi, tetapi mudah-mudahan benar-benar tumbuh dari kesadaran dan kebutuhan pribadi untuk mendapatkan ilmu serta penguatan rohani,” jelasnya.

Ia berharap semangat tersebut dapat terus tumbuh di kalangan ASN, sehingga kegiatan pembinaan spiritual menjadi kebutuhan yang dijalankan secara konsisten, bukan hanya ketika ada agenda peringatan tertentu.

Spiritual Kuat, Pelayanan Publik Diharapkan Makin Berkualitas

Melalui rangkaian kegiatan HUT ke-55 Korpri ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap pembinaan spiritual dapat menjadi bagian berkelanjutan dari pengembangan sumber daya manusia aparatur.

Penguatan keimanan dan moral diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta kedisiplinan ASN dalam melaksanakan tugas pemerintahan.

Pada akhirnya, kualitas aparatur tidak hanya tercermin dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga dari integritas, kepedulian, dan kesungguhan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Penulis: Tim Indonesia News Channel
Editor: Tim Redaksi Indonesia News Channel