CIBINONG, INDONESIA NEWS CHANNEL – Fasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Garudayaksa FC di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Cibinong, Minggu (25/10/2026), tak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Kegiatan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor atas arahan Bupati Bogor itu juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Antusiasme warga yang memadati kawasan alun-alun menunjukkan bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul, menikmati hiburan olahraga, sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Bagi warga yang tidak memperoleh tiket untuk menyaksikan pertandingan secara langsung, kegiatan nobar menjadi alternatif untuk menikmati atmosfer pertandingan bersama sesama pendukung sepak bola. Pada saat bersamaan, meningkatnya jumlah pengunjung turut memberikan kesempatan bagi pedagang lokal untuk menawarkan produk dan meningkatkan penjualan.

Jadi Alternatif Hiburan bagi Warga

Salah seorang warga, Azriel, mengaku antusias dengan fasilitas nobar yang disediakan di Alun-Alun Kabupaten Bogor. Ia menilai kegiatan tersebut membantu masyarakat yang tidak mendapatkan tiket pertandingan agar tetap bisa menikmati jalannya pertandingan.

“Tentunya saya sangat antusias dengan adanya kegiatan nonton bareng ini. Kebetulan, saya tidak mendapatkan tiket untuk menyaksikan pertandingan secara langsung, sehingga kegiatan nobar yang difasilitasi oleh Bupati Bogor ini sangat membantu masyarakat seperti saya,” ungkap Azriel.

Pengalaman serupa dirasakan Ramlan. Sebagai perantau, ia mengaku senang dapat menyaksikan pertandingan sekaligus merasakan kebersamaan bersama warga lainnya di ruang publik Kabupaten Bogor.

“Pastinya senang sekali, karena sebagai anak rantau, saya bisa menyaksikan pertandingan sekaligus mengikuti kegiatan nonton bareng secara langsung di alun-alun ini,” ujar Ramlan.

Kehadiran warga dari berbagai kalangan menjadikan kegiatan tersebut bukan sekadar tontonan sepak bola, tetapi juga ruang interaksi sosial yang mempererat kebersamaan masyarakat.

UMKM Ikut Merasakan Dampak Keramaian

Di balik antusiasme penonton, kegiatan nobar turut memberikan peluang bagi pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi. Keramaian pengunjung menjadi kesempatan bagi pedagang untuk memperkenalkan produk sekaligus memperoleh tambahan pendapatan.

Dila, salah seorang pelaku UMKM, mengaku terbantu dengan terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, suasana alun-alun menjadi lebih hidup dan memberikan kesempatan kepada warga sekitar untuk menjalankan usaha.

“Happy banget, membantu banget untuk para UMKM di sini. Kegiatan ini juga menciptakan ruang publik bagi masyarakat. Sudah jarang sekali Cibinong ramai seperti ini. Semenjak ada kegiatan nobar, suasananya jadi ramai dan para pedagang juga ikut terbantu. Warga sekitar pun bisa berjualan di sini,” tutur Dila.

Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Meski demikian, Dila juga menyampaikan masukan agar penataan lapak pedagang dan area parkir mendapat perhatian. Menurutnya, pengaturan yang lebih baik diperlukan agar aktivitas jual beli, mobilitas pengunjung, dan kenyamanan masyarakat dapat berjalan beriringan.

Pedagang Dimsum Bersyukur Mendapat Tempat Berjualan

Manfaat kegiatan tersebut juga dirasakan Anisa, pedagang dimsum yang baru beberapa hari berjualan di kawasan alun-alun. Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan membuka lapak di tengah kegiatan yang ramai pengunjung.

“Senang bisa berjualan di acara nobar ini karena kami difasilitasi tempat dan tentunya tidak berbayar. Selain itu, suasananya juga ramai. Bahkan, sebelum persiapan selesai, sudah banyak pembeli yang mengantri,” ungkap Anisa.

Menurut Anisa, meningkatnya kunjungan masyarakat memberikan peluang bagi pedagang untuk menjangkau lebih banyak pembeli. Ia juga menilai suasana kegiatan berlangsung ramai, tertib, dan kondusif.

Kesempatan berjualan tanpa biaya sewa tempat, sebagaimana dirasakan Anisa, menjadi salah satu bentuk manfaat langsung yang dapat dirasakan pedagang selama kegiatan berlangsung.

Ruang Publik dan Penggerak Ekonomi Lokal

Pelaksanaan nobar di Alun-Alun Kabupaten Bogor memperlihatkan potensi ruang publik sebagai sarana rekreasi sekaligus pendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui kegiatan bersama, masyarakat memperoleh alternatif hiburan yang mudah dijangkau, sementara pelaku UMKM mendapatkan kesempatan untuk berjualan di tengah meningkatnya kunjungan warga.

Ke depan, penataan pedagang, pengelolaan parkir, serta kenyamanan pengunjung menjadi aspek penting untuk terus diperhatikan agar kegiatan serupa dapat berlangsung lebih optimal.

Dengan demikian, pemanfaatan ruang publik tidak hanya menghadirkan keramaian sesaat, tetapi juga berpotensi menciptakan manfaat sosial dan ekonomi bagi warga Kabupaten Bogor.

Penulis: Tim Indonesia News Channel
Editor: Tim Redaksi Indonesia News Channel