Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Kabar duka kembali menyelimuti Kabupaten Bogor. Sosok yang dikenal ramah, sederhana, dan penuh keteladanan, Bapak H. Sadiman, telah berpulang ke rahmatullah. Kepergian beliau meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta masyarakat yang mengenalnya.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
> “Kullu nafsin dzāiqatul maut.”
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati…” (QS. Ali Imran: 185).
Ayat ini menjadi pengingat bahwa setiap insan pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT.
Dalam suasana duka, Edy Kiswanto, SH., MH., Penasehat Gibas Resort Kabupaten Bogor, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Menurutnya, wafatnya Bapak H. Sadiman bukan hanya kehilangan bagi keluarga, namun juga bagi lingkungan yang selama ini merasakan kebaikan beliau.
“Kami berdoa, semoga Allah SWT melapangkan jalan kepergian almarhum, mengampuni segala dosa dan kesalahannya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di sisi-Nya dengan sebaik-baik tempat. Semoga almarhum wafat dalam keadaan husnul khatimah dan mendapatkan rahmat Allah SWT yang tiada batasnya,” ungkapnya penuh haru.
Hal senada juga disampaikan Rachman, Sekretaris Gibas Kabupaten Bogor. Ia turut memanjatkan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan iman, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini.
“Sesungguhnya setiap jiwa akan kembali kepada Allah. Musibah ini menjadi pengingat bahwa hidup hanyalah titipan dan hanya kepada-Nya kita semua akan kembali. Kami berharap keluarga almarhum senantiasa ikhlas, sabar, dan tetap tegar menghadapi takdir Allah SWT,” tutur Rachman.
Rasulullah SAW juga pernah bersabda:
> “Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim).
Semasa hidupnya, Bapak H. Sadiman dikenal sebagai pribadi yang dermawan, rendah hati, dan selalu menjaga silaturahmi dengan lingkungan sekitar. Doa-doa pun terus mengalir dari kerabat, sahabat, dan rekan seperjuangan agar beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Semoga kepergian almarhum menjadi jalan menuju kebahagiaan abadi di Jannah-Nya, serta menjadi teladan bagi generasi penerus untuk melanjutkan kebaikan yang telah beliau tanamkan semasa hidup.







