BOGOR, INDONESIA NEWS CHANNEL – Ribuan warga tampak memadati area pelataran Situ Gedung Kesenian Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (13/4/2025), dalam sebuah kegiatan yang penuh semangat kebersamaan dan nuansa kekeluargaan. Dalam momen spesial pasca Idul Fitri tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Karang Taruna Kabupaten Bogor menggelar acara mancing massal dengan menebar satu ton ikan dari berbagai jenis, yang dapat dipancing secara gratis oleh masyarakat.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan semata, namun juga menjadi medium yang hangat untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, dalam semangat Halal Bihalal yang menyatukan berbagai kalangan.
“Ini bukan hanya soal memancing, ini adalah momentum kebersamaan, kedekatan, dan penghormatan kepada masyarakat. Semua fasilitas milik pemerintah daerah sejatinya adalah milik rakyat. Maka sudah selayaknya kita bersama-sama memanfaatkannya untuk kebaikan,” ungkap Bupati Rudy dengan penuh harap di hadapan awak media.
Menurut Rudy, Situ Gedung Kesenian Cibinong memiliki potensi besar sebagai ruang publik yang inklusif dan bermanfaat jika dikelola secara bijak dan digunakan dengan rasa memiliki.
“Tempat ini akan hidup jika digunakan, akan bersih jika dirawat bersama, dan akan menjadi saksi tumbuhnya solidaritas antarmasyarakat. Kolaborasi ini adalah wujud sinergi luar biasa antara KNPI dan Karang Taruna, dua kekuatan muda yang punya semangat membangun Bogor secara nyata,” tambahnya.
Ketua KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, mengungkapkan bahwa ide mancing massal ini muncul dari keprihatinan terhadap banyaknya fasilitas milik pemerintah daerah yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal.
“Kami melihat bahwa situ ini punya nilai strategis dan sosial yang tinggi. Sayang kalau terus dibiarkan sepi tanpa aktivitas. Maka kami hadir, menginisiasi kegiatan ini agar situ ini bisa kembali menjadi ruang interaksi yang produktif dan menyenangkan,” jelas Wahyudi.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dan langsung kepada masyarakat.
“Halal Bihalal bukan hanya milik institusi formal. Warga juga butuh ruang untuk merayakan kebersamaan. Kami ingin situ ini menjadi tempat yang hidup, tempat yang menyatukan, dan tempat yang membawa manfaat nyata,” ujarnya.
Kegiatan mancing massal ini menjadi salah satu bentuk inovasi dalam menciptakan pendekatan yang lebih hangat antara pemerintah dan masyarakat. Di tengah antusiasme warga yang begitu tinggi, semangat kolaborasi dan kebersamaan pun terpancar kuat, memberi harapan akan terwujudnya ruang publik yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.







