TAPANULI SELATAN, INDONESIA NEWS CHANNEL — Akses Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dari arah Sipirok menuju Medan ditutup sementara sejak Minggu malam (18/10/2026). Penutupan dilakukan menyusul amblasnya badan jalan di Dusun Aek Sulum, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

Peristiwa tersebut mengganggu arus transportasi pada salah satu jalur penghubung penting di wilayah Sumatera Utara. Pengguna jalan yang hendak melintasi ruas tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan perjalanan melewati titik kerusakan.

Mendapat laporan kejadian itu, Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., S.H., M.M., turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi jalan sekaligus memastikan langkah pengamanan dilakukan oleh jajarannya.

Polisi Perketat Pengamanan, Cegah Kecelakaan Susulan

Di lokasi kejadian, personel Satuan Lalu Lintas Polres Tapanuli Selatan disiagakan untuk mengatur arus kendaraan dan mengantisipasi potensi kecelakaan. Patroli Blue Light juga dilaksanakan di sekitar titik jalan amblas, tepatnya di depan Pos Palsabolas.

Langkah pengamanan tersebut dilakukan untuk memberikan peringatan kepada pengguna jalan, khususnya pengendara yang belum mengetahui adanya penutupan jalur.

Kapolres Tapanuli Selatan mengimbau masyarakat agar mengutamakan keselamatan dan tidak mencoba menerobos lokasi jalan yang mengalami kerusakan.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak melintasi ruas jalan ini, karena kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pengendara. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas,” tegas AKBP Anton Santoso di lokasi.

Pengguna Jalan Diminta Mempertimbangkan Jalur Alternatif

Penutupan sementara ini berdampak terhadap perjalanan masyarakat dari Sipirok menuju Medan maupun sebaliknya. Karena itu, pengguna jalan diimbau menunda keberangkatan apabila tidak mendesak atau mempertimbangkan jalur alternatif sesuai tujuan akhir perjalanan.

Adapun jalur yang disebut dapat menjadi alternatif sementara meliputi

  1. Jalur Pangaribuan.
  2. Jalur SD Hole.
  3. Jalur Rantau Prapat.
  4. Jalur Sibolga.

Pengendara diimbau memastikan kondisi jalan, jarak tempuh, dan kelayakan rute sebelum melakukan perjalanan. Informasi mengenai jalur yang dapat dilalui sebaiknya dikonfirmasi kepada petugas di lapangan karena kondisi lalu lintas dan akses jalan dapat berubah sewaktu-waktu.

Menunggu Asesmen untuk Perbaikan Jalan

Hingga berita ini disusun, petugas masih melakukan penjagaan di lokasi kejadian. Sementara itu, pihak terkait masih menunggu hasil asesmen untuk menentukan langkah penanganan dan perbaikan badan jalan yang amblas.

Masyarakat diminta mematuhi arahan petugas, mengikuti informasi resmi dari Polres Tapanuli Selatan, serta tidak memaksakan diri melintasi ruas jalan yang ditutup.

Kerusakan pada jalur utama penghubung Sipirok–Medan ini menjadi perhatian serius karena berpotensi menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Penanganan serta informasi pembukaan kembali jalan sangat dinantikan oleh pengguna jalur lintas tersebut.

Penulis: Indonesia News Channel
Editor: Tim Redaksi
Senin, 19 Oktober 202