KOTANOPAN, INDONESIA NEWS CHANEL – Situasi di kawasan Jambur Tarutung, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, menjadi perhatian menyusul laporan mengenai aktivitas pertambangan emas yang diduga tanpa izin (PETI) dan keberadaan alat berat di sekitar Masjid Al-Muhtadin.

Laporan langsung dari lokasi yang diterima Indonesia News Chanel menyebutkan bahwa persoalan tersebut mendapat perhatian Ketua ISARA Kabupaten Mandailing Natal, Hanapi Alpastapi. Ia meminta aparat penegak hukum segera turun ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mencegah terjadinya benturan.

Hanapi menyerukan kepada masyarakat dan seluruh pihak agar tidak mengambil tindakan sendiri. Menurutnya, persoalan aktivitas yang diduga PETI harus diselesaikan melalui pemeriksaan dan proses hukum.

ISARA Minta Aparat Segera Turun

Hanapi menilai kehadiran aparat di lokasi diperlukan untuk menjaga situasi tetap kondusif, terutama karena aktivitas yang disorot berada di sekitar rumah ibadah.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan tindakan sendiri. Persoalan ini harus diselesaikan melalui hukum. Aparat harus segera turun agar tidak terjadi benturan di lapangan,” ujar Hanapi.

Ia juga meminta aparat memastikan keamanan Masjid Al-Muhtadin dan lingkungan sekitarnya serta melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas alat berat yang dilaporkan berada di kawasan tersebut.

Ekskavator Diminta Diperiksa

ISARA meminta aparat memeriksa legalitas keberadaan dan penggunaan ekskavator di lokasi. Jika pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran hukum, Hanapi meminta penindakan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Aparat juga didorong menelusuri siapa yang mengoperasikan alat berat, status kegiatan pertambangan, serta pihak-pihak yang berkaitan dengan aktivitas tersebut.

“Kalau memang ada pelanggaran, proses secara hukum. Kalau tidak terbukti, jelaskan kepada masyarakat. Yang paling penting jangan sampai persoalan ini menjadi pemicu konflik,” kata Hanapi.

Minta Penanganan Transparan

Hanapi meminta Kapolres Mandailing Natal dan jajaran terkait memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut. Ia menilai penjelasan resmi aparat diperlukan agar informasi yang berkembang di tengah masyarakat tidak menimbulkan spekulasi.

ISARA, kata Hanapi, mendukung penyelesaian melalui jalur hukum dan mengimbau masyarakat tetap menahan diri selama proses pemeriksaan berlangsung.

Cegah Benturan Sebelum Terjadi

Hanapi berharap aparat mengambil langkah preventif sebelum persoalan berkembang menjadi konflik terbuka.

“Jangan tunggu sampai terjadi konflik. Negara harus hadir. Periksa persoalannya, tegakkan hukum jika ada pelanggaran, dan pastikan masyarakat serta rumah ibadah tetap aman,” tegasnya.

Indonesia News Chanel akan terus memantau perkembangan dugaan aktivitas PETI di Jambur Tarutung, termasuk langkah aparat terkait keberadaan alat berat di sekitar Masjid Al-Muhtadin.

Catatan redaksi: Informasi mengenai dugaan aktivitas PETI dan kondisi di lokasi masih menjadi bagian dari laporan lapangan dan pernyataan narasumber. Kepastian mengenai pelanggaran hukum menunggu hasil pemeriksaan serta keterangan resmi aparat berwenang.

Sumber: Laporan langsung Hanapi Alpastapi, Ketua ISARA Kabupaten Mandailing Natal

Penulis: Irul Siregar
Kaperwil: Sumatera Utara
Editor: Tim Indonesia News Chanel
Tanggal: 5 Oktober 2026

INDONESIA NEWS CHANEL
Pusat Informasi Mandailing Natal, Sumatera Utara