Indonesia News Chanel.com // Puncak Cisarua Gubernur Jabar Bantu Pendidikan Anak Korban Banjir Bandang Puncak

Puncak, Cisarua – Tragedi banjir bandang yang melanda kawasan Puncak pada awal Maret 2025 menorehkan duka mendalam bagi warga. Salah satu korban jiwa dalam musibah tersebut adalah Asep Mulyana, warga Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Kehilangan ini menyisakan luka bagi keluarganya, terutama sang istri yang kini harus berjuang menghidupi anak mereka seorang diri.

Di tengah situasi sulit ini, dukungan datang dari berbagai pihak, termasuk Karukunan Wargi Puncak (KWP). Didampingi oleh KWP, istri almarhum Asep Mulyana bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), dalam agenda penanaman pohon di area eks Hibisc Fantasy Puncak pada Kamis, 27 Maret 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur KDM menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan anak almarhum yang kini masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dengan penuh empati, Demul menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp 50.000.000 kepada istri almarhum, sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anaknya hingga ke jenjang perguruan tinggi.

“Ini saya titip untuk biaya pendidikan sekolah anak ibu, dari SMP sampai ke perguruan tinggi. Ibu pergunakan uang ini dengan baik,” ujar KDM seraya menyerahkan bantuan tersebut.

Kepedulian ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung pendidikan generasi muda, khususnya bagi keluarga terdampak bencana. Bantuan ini juga diharapkan dapat meringankan beban keluarga almarhum di tengah kondisi yang sulit.

Dengan mata berkaca-kaca, istri almarhum mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia berjanji akan mengelola dana tersebut sebaik mungkin demi masa depan pendidikan anaknya.

Sementara itu, Dede Rahmat, perwakilan dari Karukunan Wargi Puncak (KWP), menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar dukungan finansial, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial dari pemerintah kepada masyarakat yang sedang mengalami masa sulit.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Gubernur KDM yang turun langsung memberikan perhatian kepada warga terdampak. Ini bukan hanya soal bantuan materi, tetapi juga harapan bagi mereka yang kehilangan dan terdampak akibat bencana,” ujar Dede Rahmat.

Peristiwa ini menjadi pengingat betapa pentingnya solidaritas dalam menghadapi bencana alam. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan terus mengalir untuk membantu keluarga-keluarga yang tengah berjuang bangkit dari keterpurukan. Dengan langkah nyata seperti ini, harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus tetap terjaga.