JAKARTA – INDONESIA NEWS CHANEL – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa kondisi fundamental ekonomi dan fiskal Indonesia hingga saat ini masih berada dalam keadaan yang kuat. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang menggambarkan perekonomian nasional seolah-olah sedang berada di ambang keterpurukan.

Pernyataan tersebut disampaikan Dasco saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di kawasan Kramat, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).

Menurut Dasco, dinamika ekonomi global memang memberikan dampak terhadap berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, ia menilai ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi tersebut untuk membangun persepsi negatif terhadap kondisi ekonomi nasional.

“Fundamental ekonomi kita kuat, fiskal kita kuat. Kemudian digoreng seolah-olah bahwa kita ini adalah negara yang sedang mengalami saat-saat keruntuhan. Padahal, tidak demikian,” ujar Dasco.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan strategis agar dampak gejolak global tidak semakin membebani masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dasco juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan buruh, untuk tetap menjaga persatuan, kekompakan, dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang dipengaruhi kondisi global.

Ia menilai kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, pekerja, dan seluruh komponen bangsa menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Menurutnya, dengan menjaga persatuan dan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang muncul dapat dihadapi secara bersama tanpa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dasco mengakui bahwa masyarakat saat ini memang merasakan dampak dari berbagai tantangan ekonomi. Namun, ia memastikan pemerintah terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang terjadi.

Salah satu yang disorot adalah persoalan pemadaman listrik yang sempat terjadi di sejumlah wilayah.

“Saya dan kita semua prihatin dengan keadaan kita semuanya yang pada saat ini sangat-sangat terdampak. Kemarin kita sudah rapat bersama dengan Kementerian ESDM, PLN, Kejaksaan, dan Kepala Badan Intelijen Negara. Kita urai satu per satu. Insya Allah pemadaman listrik itu tidak akan terjadi lagi di minggu-minggu ini dan minggu ke depan,” jelasnya.

Menurut Dasco, koordinasi antarlembaga merupakan langkah penting agar setiap persoalan yang dihadapi masyarakat dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan secara komprehensif.

Lebih lanjut, Dasco menegaskan bahwa gejolak ekonomi global merupakan tantangan yang dihadapi hampir seluruh negara dan tidak dapat dihindari. Namun, ia optimistis Indonesia memiliki kemampuan untuk melewati berbagai tantangan tersebut berkat kondisi ekonomi domestik yang dinilai tetap kuat.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus membangun optimisme, menjaga stabilitas sosial, serta mendukung berbagai langkah pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Tentunya kita bisa kemudian sama-sama memitigasi hal-hal yang kemudian tidak kita inginkan yang kemudian akan membuat rakyat kita menjadi susah,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi ajakan agar seluruh komponen bangsa tetap bersatu, memperkuat kolaborasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat menimbulkan kepanikan maupun persepsi negatif terhadap kondisi ekonomi Indonesia.