JONGGOL, BOGOR — INDONESIA NEWS CHANEL | Rabu, 23 September 2026 — Penguatan sektor peternakan di Kabupaten Bogor memasuki babak baru. Kehadiran Pasar Hewan Bogor di Kecamatan Jonggol diharapkan tidak hanya menjadi ruang transaksi ternak, tetapi juga mampu memperkuat mata rantai perdagangan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi peternak dan pelaku usaha.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menghadiri peresmian Pasar Hewan Bogor yang berlangsung di Kecamatan Jonggol pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Menurut Sastra, peresmian tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, serta masyarakat dalam mendorong pembangunan sektor peternakan yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Sinergi untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

Sastra menilai pembangunan fasilitas perdagangan ternak yang lebih representatif perlu dibarengi dengan kolaborasi antarlembaga agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

“Semoga kerja sama yang terjalin dapat memberikan manfaat nyata, menghadirkan inovasi, dan mendorong terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan untuk membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju,” kata Sastra.

Ia berharap keberadaan Pasar Hewan Bogor dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem peternakan Kabupaten Bogor, mulai dari aktivitas peternak, perdagangan ternak, hingga pelayanan kesehatan hewan.

Dilengkapi Fasilitas Perdagangan dan Hotel Hewan

Pemerintah Kabupaten Bogor terus mengembangkan infrastruktur sektor peternakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

Salah satu wujudnya adalah pembangunan Pasar Hewan Bogor di Jonggol yang dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang, termasuk ruang transaksi, kandang ternak, fasilitas pemeriksaan kesehatan hewan, serta hotel hewan.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Nurhayati, mengatakan pasar tersebut dibangun sebagai sarana perdagangan ternak yang lebih representatif untuk mendukung aktivitas peternak dan pelaku usaha.

Menurutnya, kehadiran pasar diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, memperbaiki efisiensi tata niaga, sekaligus memperluas akses pasar bagi komoditas peternakan asal Kabupaten Bogor.

“Pasar Hewan Bogor memiliki fasilitas yang tersedia meliputi ruang transaksi, kandang ternak, pemeriksaan kesehatan hewan, serta hotel hewan untuk mendukung pelayanan dan perdagangan ternak,” ujar Nurhayati.

Mampu Menampung Ratusan Ekor Ternak

Pasar Hewan Bogor beroperasi secara rutin setiap Senin dan Kamis.

Dalam setiap aktivitas perdagangan, pasar tersebut memiliki kapasitas sekitar 500 hingga 700 ekor sapi dan kerbau, serta 200 hingga 250 ekor kambing dan domba.

Aktivitas perdagangan juga melibatkan sekitar 70 pedagang, baik yang berasal dari Kabupaten Bogor maupun dari luar daerah.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar hewan tidak sekadar menjadi tempat jual beli, tetapi berpotensi berkembang sebagai simpul ekonomi peternakan yang mempertemukan peternak, pedagang, dan konsumen dalam satu kawasan yang lebih terorganisasi.

Pemeriksaan Kesehatan Hewan Jadi Bagian Penting

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam pembangunan pasar tersebut adalah kesehatan ternak.

Selain area transaksi dan kandang, tersedia fasilitas pemeriksaan kesehatan hewan untuk mendukung proses perdagangan sekaligus memastikan ternak yang diperjualbelikan berada dalam kondisi sehat sesuai ketentuan.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi peternak, pedagang, maupun masyarakat yang membeli ternak.

Hotel Hewan Beri Kemudahan bagi Peternak

Fasilitas lain yang menjadi keunggulan Pasar Hewan Bogor adalah hotel hewan.

Fasilitas tersebut memungkinkan ternak yang belum terjual untuk dititipkan sementara. Kehadiran hotel hewan dinilai memberikan kemudahan, terutama bagi peternak atau pedagang yang datang dari wilayah yang cukup jauh.

Dengan fasilitas tersebut, aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih tertib tanpa harus memaksa pemilik ternak membawa kembali hewan yang belum terjual pada hari yang sama.

Didorong Jadi Pusat Perdagangan Ternak

Nurhayati menambahkan, keberadaan Pasar Hewan Bogor diharapkan mampu memperbaiki sistem tata niaga ternak sekaligus meningkatkan daya saing komoditas peternakan.

Dalam jangka panjang, pasar tersebut diharapkan berkembang menjadi salah satu pusat perdagangan ternak yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor sekaligus melayani wilayah sekitarnya.

Bagi Kabupaten Bogor, pembangunan Pasar Hewan Bogor bukan semata tentang menghadirkan tempat transaksi baru. Lebih jauh, fasilitas tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem peternakan yang lebih modern, tertib, sehat, efisien, dan memiliki daya saing.

Penulis/Liputan: Arif Hasym
Editor: Tim Indonesia News Chanel
Sumber: Hasil Liputan
Rabu, 23 September 2026