Morotai, Maluku Utara – Indonesia News Chanel.Com // KB PAUD IT Wihdatul Ummah Morotai sukses menggelar Penamatan dan Gelar Karya ke-5 yang berlangsung khidmat di Aula Lantai Dua Kantor Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, pada Minggu, 22 Juni 2025. Sebanyak 27 santri resmi diwisuda dalam acara yang turut dihadiri oleh pimpinan daerah, tokoh masyarakat, serta para orang tua dan keluarga wisudawan.

Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten III Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Morotai, Drs. Rajak Lotar, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian para santri.
> “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, saya mengucapkan selamat kepada seluruh santriwan dan santriwati yang telah menyelesaikan masa belajar di RA Wihdatul Ummah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru, ustadz-ustadzah, serta orang tua yang dengan penuh kesabaran dan cinta telah mendampingi tumbuh kembang anak-anak hingga ke tahap ini.
Menurutnya, Raudhatul Athfal (RA) bukan sekadar lembaga pendidikan anak usia dini, melainkan taman pertama yang memperkenalkan anak pada nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, cinta ilmu, dan kedisiplinan.
> “RA Wihdatul Ummah telah membuktikan perannya dalam membentuk anak-anak yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia serta memiliki dasar keislaman yang kuat,” lanjutnya.
Pemkab Morotai, tambahnya, akan terus mendorong dan mendukung pendidikan keagamaan agar tumbuh melalui sinergi lintas sektor serta pemberdayaan lembaga-lembaga pendidikan Islam, baik formal maupun nonformal.
> “Hari ini bukan hanya menandai kelulusan, tetapi juga menjadi langkah awal mencetak generasi unggul, adil, dan sejahtera—generasi yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan tanah Morotai tercinta,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Rusli mengajak semua pihak untuk terus menjaga semangat kebersamaan, mendidik anak-anak dengan cinta dan doa, serta membangun Morotai dari hal-hal kecil yang penuh nilai dan makna—seperti acara penamatan ini.
Sekolah Terus Berkembang, Namun Minim Sarana
Kepala Sekolah KB PAUD IT Wihdatul Ummah Morotai, Ustadzah Sulastri, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya penamatan ke-5 dengan tema: “Mengukir Generasi Religius, Unggul, dan Berakhlakul Karimah.”
Selain prosesi wisuda, kegiatan ini juga dirangkai dengan pameran hasil karya anak-anak yang beragam dan menarik, sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas peserta didik.
> “Alhamdulillah, tahun ini jumlah santri mencapai 70 orang, dengan 27 di antaranya yang diwisuda hari ini. Dari awal hanya 17 santri, kini meningkat signifikan setiap tahunnya. Ini menandakan bahwa masyarakat semakin membutuhkan keberadaan sekolah ini,” jelasnya.
Namun, Sulastri juga menyampaikan bahwa hingga kini sarana dan prasarana pendidikan masih sangat terbatas.
> “Kami sangat berharap pemerintah daerah dapat bersinergi dalam pengembangan dan pemenuhan fasilitas pendidikan di RA/PAUD IT Wihdatul Ummah Morotai,” tutupnya.
(oje)







