INDONESIA NEWS CHANEL _ Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemulihan lahan sawah yang terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus memulihkan sektor pertanian masyarakat.
Berdasarkan data Satgas PRR per 13 April 2026, dari total 42.702 hektare lahan yang ditargetkan, sebanyak 1.301 hektare telah direhabilitasi, sementara 8.991 hektare lainnya masih dalam proses penanganan.
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, menegaskan bahwa proses rehabilitasi tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik lahan, tetapi juga penguatan legalitas melalui pemutakhiran data pertanahan.
Ia menambahkan, pemerintah daerah diminta memperkuat koordinasi dengan Kantor Wilayah ATR/BPN untuk mempercepat pendataan ulang lahan warga, guna memastikan kepastian hukum dan optimalisasi pemanfaatan lahan pascabencana.
“Jika terdapat kendala di daerah, pemerintah pusat akan turun tangan untuk memastikan proses berjalan cepat dan tepat,” ujar Tito dalam rapat koordinasi di Jakarta.







