CILEUNGSI – INDONESIA NEWS CHANEL – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembenahan sarana dan prasarana sekolah di Kabupaten Bogor terus mendapat perhatian. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengapresiasi dukungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui program revitalisasi infrastruktur pendidikan yang telah menjangkau sekitar 1.116 sekolah selama periode 2025–2026.

Menurut Rudy, program tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong pemerataan pembangunan pendidikan, khususnya di Kabupaten Bogor yang memiliki wilayah luas dan jumlah satuan pendidikan yang besar.

Apresiasi itu disampaikan Rudy saat mengunjungi SDN Cileungsi 03, Selasa (20/10/2026). Ia menilai dukungan pemerintah pusat memberikan dorongan nyata bagi percepatan perbaikan fasilitas pendidikan di daerah.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Inilah yang namanya bekerja nyata, tidak banyak bicara, tetapi hasil kerjanya bisa dirasakan hingga ke pelosok daerah,” ungkap Rudy.

Revitalisasi 1.116 Sekolah, Dorong Pemerataan Pendidikan

Rudy menjelaskan, Kabupaten Bogor memiliki sekitar 1.480 sekolah dasar (SD) dan hampir 200 sekolah menengah pertama (SMP). Dengan jumlah tersebut, kebutuhan terhadap sarana dan prasarana pendidikan yang layak menjadi salah satu perhatian penting pemerintah daerah.

Melalui program bantuan pemerintah pusat, pembenahan infrastruktur sekolah dilakukan melalui sejumlah mekanisme, baik bantuan yang disalurkan langsung kepada satuan pendidikan maupun melalui Dinas Pendidikan.

Rudy menilai, dukungan tersebut menjadi modal penting untuk mempercepat perbaikan fasilitas sekolah sekaligus memperluas akses peserta didik terhadap lingkungan belajar yang lebih layak.

Namun, ia menegaskan bahwa pekerjaan pembenahan infrastruktur pendidikan belum sepenuhnya selesai. Masih terdapat sejumlah sekolah yang membutuhkan perhatian dan penanganan secara bertahap.

Pemkab Bogor Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat

Di tengah capaian program revitalisasi, Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen melanjutkan koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk menjawab berbagai kebutuhan pembangunan daerah.

Rudy menyebut, sinergi antarpemerintah diperlukan agar pembangunan dapat berjalan lebih optimal, tidak hanya pada sektor pendidikan, tetapi juga infrastruktur jalan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Masih ada tiga tahun ke depan untuk terus berkolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan. Mulai dari infrastruktur pendidikan, jalan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Semuanya harus kita benahi dan sempurnakan bersama-sama,” jelasnya.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan pendidikan di Kabupaten Bogor terus berlanjut, sehingga semakin banyak sekolah memperoleh fasilitas yang memadai.

Menurutnya, sekolah yang aman, nyaman, dan didukung sarana pembelajaran yang layak merupakan bagian penting dalam menciptakan proses belajar mengajar yang berkualitas.

Pendidikan Merupakan Investasi Jangka Panjang Bangsa

Lebih jauh, Rudy menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak boleh hanya dipandang sebagai upaya memperbaiki gedung sekolah. Lebih dari itu, pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru yang terus menjalankan peran penting dalam mendidik dan membentuk karakter peserta didik.

“Investasi terbaik adalah investasi sumber daya manusia. Apa yang Bapak dan Ibu guru ajarkan hari ini kepada siswa-siswi kita merupakan investasi terbaik untuk membangun bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor berharap revitalisasi sekolah dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi dunia pendidikan. Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan diharapkan dapat berjalan semakin merata.

 

Editor: Tim Redaksi Indonesia News Chanel
Sumber: Press Release Diskominfo Kabupaten Bogor, Selasa, 20 Oktober 2026.