CIBINONG – INDONESIA NEWS CHANEL | Atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Kabupaten Bogor terus mendorong peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kesehatan melalui pelibatan masyarakat secara langsung dalam Forum Konsultasi Publik (FKP).
Forum tersebut menjadi wadah dialog antara pihak rumah sakit, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi, kritik, saran, harapan, hingga pengalaman selama mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Dr. K.H. Idham Chalid.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam memastikan pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, terus dievaluasi dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan serta harapan masyarakat.
Plt. Direktur RSUD Dr. K.H. Idham Chalid, Agus Fauzi, mengatakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak dapat dilakukan oleh rumah sakit secara mandiri. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi dan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat, pasien dan keluarga pasien, organisasi profesi, akademisi, hingga pemangku kepentingan lainnya.
“Pelayanan kesehatan yang berkualitas membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, melalui Forum Konsultasi Publik ini kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan masukan, kritik, saran, dan harapan terhadap pelayanan yang kami berikan,” ujar Agus.
Ia menegaskan, seluruh masukan yang disampaikan dalam forum tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan monitoring bagi manajemen RSUD Dr. K.H. Idham Chalid dalam melakukan pembenahan serta peningkatan pelayanan secara berkelanjutan.
Agus menjelaskan, RSUD Dr. K.H. Idham Chalid berkomitmen memperkuat mutu dan keselamatan pasien, meningkatkan tata kelola pelayanan, mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, serta menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin setiap masukan dari masyarakat tidak hanya dicatat, tetapi menjadi bagian dari proses perbaikan pelayanan di rumah sakit,” tegasnya.
Forum Konsultasi Publik tersebut turut dihadiri sejumlah unsur dan pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Diskominfo Kabupaten Bogor, Kecamatan Ciawi, Polsek Ciawi, Koramil Ciawi, BPJS Kesehatan Kabupaten Bogor, akademisi Universitas Pakuan dan Universitas Djuanda, organisasi profesi kesehatan, kepala puskesmas, MUI Kecamatan Ciawi, Aliansi Masyarakat Bogor Selatan, KNPI Kecamatan Ciawi, jurnalis, pasien dan keluarga pasien, serta jajaran manajemen dan komite RSUD Dr. K.H. Idham Chalid.
Melalui forum dialog yang terbuka, konstruktif, dan solutif, RSUD Dr. K.H. Idham Chalid berharap partisipasi publik dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
FKP tersebut juga diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi instrumen berkelanjutan untuk menyerap kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan responsivitas rumah sakit dalam memberikan pelayanan.
Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui evaluasi, kolaborasi, dan keterlibatan masyarakat.
Dengan demikian, pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor diharapkan semakin mudah diakses, transparan, responsif, berkualitas, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.







