BOJONGGEDE, INDONESIA NEWS CHANEL | Sabtu, 5 September 2026 — Kawasan Bomang, Kabupaten Bogor, terus didorong menjadi salah satu kawasan strategis dalam penguatan ketahanan pangan. Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi lahan pertanian yang melibatkan Satgas Pengawal Indonesia Emas Han Pangan Korem 061/SK, kelompok tani, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Kegiatan optimalisasi lahan yang berlangsung di Jalan Raya Bomang, Kamis (3/9/2026), dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Sejumlah personel dan tim pendukung diterjunkan untuk memastikan proses pengelolaan lahan berjalan secara terarah sesuai pembagian tugas.

Satgas Pengawal Indonesia Emas Han Pangan Korem 061/SK, Mayor Inf Eka P, mengatakan pengelolaan lahan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan kelompok tani dan mendapat dukungan dari perangkat daerah teknis.

“Kami terus melakukan pengecekan dan perawatan lahan secara bertahap, termasuk penyiraman, pembuatan bedengan, penanaman, hingga penataan area. Harapannya, seluruh lahan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung ketahanan pangan,” ujar Mayor Inf Eka P.

Dalam pelaksanaan kegiatan, Satgas bersama Kelompok Tani Suryakancana melakukan pengecekan kondisi lahan sekaligus pembagian tugas. Penyiraman tanaman dilaksanakan pada pagi dan sore hari, khususnya di area 12, 13, 14, dan 15.

Pengembangan lahan juga terus dilakukan dengan pembuatan bedengan di area 16 dan 17. Sementara itu, penggunaan alat berat berupa dozer dan beko dilakukan untuk meratakan lahan di area 2.

Di area 14, tim melakukan penanaman bibit cabai dan tomat pada lubang mulsa. Untuk menunjang pertumbuhan tanaman tomat, dilakukan pula pemasangan turus sebagai penyangga tanaman agar dapat tumbuh secara optimal.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Korem 061/SK, tim penggerak, serta tim pendukung dari Dinas Pertanian, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan, dan Kelompok Tani Suryakancana.

Mayor Inf Eka P menegaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dinas teknis, dan kelompok tani menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan kawasan pertanian.

“Kita ingin kegiatan ini terus berjalan dan dikerjakan bersama-sama. Dengan sinergi yang baik, lahan yang ada bisa semakin produktif dan memberikan manfaat bagi penguatan ketahanan pangan,” katanya.

Optimalisasi kawasan Bomang tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.

Kolaborasi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, dinas teknis, dan masyarakat tani diharapkan mampu menjadikan kawasan Bomang sebagai salah satu sentra pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Redaksi Indonesia News Chanel)