CIBUNGBULANG, INDONESIA NEWS CHANEL — Penanganan kebakaran di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Galuga, Kabupaten Bogor, memasuki hari kesembilan pada Selasa (15/9/2026).
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa kondisi kebakaran di kawasan TPA yang dikelola Kabupaten Bogor maupun Kota Bogor menunjukkan perkembangan positif. Secara kasat mata, titik api dan kepulan asap hampir seluruhnya sudah tidak terlihat.
Rudy mengatakan, berdasarkan pemantauan di lapangan pada Selasa pagi sekitar pukul 05.37 WIB, kondisi kebakaran terus mengalami penyusutan. Meski demikian, proses penanganan belum sepenuhnya dihentikan karena masih ditemukan potensi titik panas di bawah tumpukan sampah.
“Secara kasat mata yang kita lihat di wilayah TPA Kabupaten Bogor, Kota Bogor, titik api sudah hampir hilang, titik asap sudah hampir hilang,” ujar Rudy.
Titik Panas Terdeteksi Thermal Drone
Rudy menjelaskan, potensi titik panas yang masih tersisa diketahui melalui pemantauan menggunakan teknologi thermal drone.
Hasil pemantauan menunjukkan masih terdapat sejumlah titik panas yang berada di bawah tumpukan sampah. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena bara yang belum sepenuhnya padam berpotensi kembali memicu api dan asap.
“Ketika kita mengevaluasi kembali, dari thermal drone yang kita terbangkan, kita masih melihat adanya potensi-potensi titik panas yang berada di bawah tumpukan sampah di TPA Galuga,” jelasnya.
Karena itu, pemerintah akan melanjutkan penanganan dengan membongkar sejumlah titik yang terindikasi masih menyimpan bara.
Pembongkaran dilakukan untuk memastikan posisi bara di dalam tumpukan sampah. Setelah titik bara ditemukan, petugas akan melakukan pendinginan hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman.
“Besok kita akan mengupayakan beberapa titik panas tersebut, kita akan melakukan pembongkaran, memastikan sampai titik baranya ada di mana, kita dinginkan,” tegas Rudy.
Pemkab dan Pemkot Bogor Terus Berkolaborasi
Rudy menegaskan, penanganan kebakaran Galuga merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor.
Menurutnya, kolaborasi penanganan dilakukan tanpa melihat batas administratif wilayah. Seluruh unsur terkait terus bergerak bersama untuk memastikan kawasan TPA Galuga benar-benar aman dan tidak kembali terjadi kebakaran.
“Semangat kita sama, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, tidak melihat di mana batas pengelolaan wilayah kota dan kabupaten, tapi sama-sama bahu membahu. Ini tugas kita bersama,” pungkasnya.
Dengan kondisi api yang secara kasat mata hampir seluruhnya padam, pemerintah tetap melakukan pemantauan dan pendinginan terhadap titik-titik panas yang terdeteksi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebakaran di TPA Galuga benar-benar berakhir dan tidak kembali menimbulkan asap maupun api.







