MANDAILING NATAL – INDONESIA NEWS CHANEL | Ketua Pimpinan Daerah Al Washliyah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jufri Nasution, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang menyebut Gubernur Sumatera Utara bersikap tidak adil terhadap Kabupaten Mandailing Natal.

Pernyataan tersebut disampaikan Jufri Nasution saat ditemui tim Indonesia News Chanel di kediamannya di Panyabungan, Mandailing Natal, Rabu (29/7/2026).

Menurut Jufri, tudingan yang berkembang di tengah masyarakat perlu disikapi secara bijak dan dipahami berdasarkan mekanisme penyelenggaraan pemerintahan.

“Cara melihat pembangunan harus dipahami sesuai mekanisme pemerintahan yang benar. Gubernur sebagai pihak eksekutif bertugas menyusun dan mengusulkan program pembangunan, sedangkan lembaga legislatif, yaitu DPRD, memiliki kewenangan untuk membahas dan menetapkannya,” jelas Jufri.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat menyampaikan aspirasi melalui jalur yang telah diatur dalam sistem pemerintahan.

“Mekanisme penyampaian aspirasi dilakukan melalui anggota DPRD saat masa reses. Di situlah masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan, keluhan, sekaligus menjadi bahan pengawasan terhadap pembangunan di daerah pemilihannya,” ujarnya.

Ajak Masyarakat Hindari Provokasi

Jufri mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda di Mandailing Natal untuk tidak terpancing oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan.

Menurutnya, energi masyarakat sebaiknya diarahkan untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan melalui mekanisme yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kita harus tetap optimistis. Jika aspirasi disampaikan dengan baik melalui lembaga legislatif, insya Allah akan mendapat perhatian dan dapat diwujudkan,” tegasnya.

Soroti Sejumlah Pembangunan di Madina

Jufri juga menilai bahwa tudingan mengenai ketidakpedulian terhadap Mandailing Natal tidak sejalan dengan berbagai pembangunan yang telah terealisasi di daerah tersebut.

Ia menyebut sejumlah proyek infrastruktur yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, antara lain pembangunan ruas jalan Natal–Batahan, Muara Batang Gadis–Batang Toru, dan Muara Soma, pembangunan dermaga di Batahan, serta pembangunan bandar udara dan pasar baru.

Menurutnya, berbagai proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pembangunan yang telah dirasakan masyarakat Mandailing Natal.

“Ini merupakan bukti adanya perhatian dan kontribusi nyata terhadap pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga suasana yang kondusif dan fokus mengawal pembangunan demi kemajuan daerah,” pungkas Jufri.