CIBINONG, INDONESIA NEWS CHANEL — Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, tak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga. Setiap akhir pekan, kawasan tersebut juga dimanfaatkan warga untuk membaca, belajar, serta mengenal kekayaan geologi dan lingkungan Kabupaten Bogor.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya kunjungan terhadap layanan perpustakaan publik dan Pusat Informasi Geologi Geopark Bogor Halimun Salak yang dihadirkan Pemerintah Kabupaten Bogor di kawasan CFD Tegar Beriman.

Layanan perpustakaan publik mencatat peningkatan jumlah pengunjung sepanjang Juli hingga Agustus 2026. Pada 5 Juli, tercatat sebanyak 150 pengunjung. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi 436 orang pada pelaksanaan CFD 26 Juli 2026.

Memasuki Agustus, minat masyarakat terhadap layanan literasi semakin meningkat. Puncaknya terjadi pada 9 Agustus 2026 dengan jumlah kunjungan mencapai 657 orang dalam satu kali pelaksanaan CFD.

Antusiasme tersebut tetap terjaga hingga akhir Agustus. Pada 16 Agustus tercatat sebanyak 567 pengunjung, kemudian 505 pengunjung pada 23 Agustus, dan 487 pengunjung pada 30 Agustus 2026.

Tak hanya layanan perpustakaan, Pusat Informasi Geologi Geopark Bogor Halimun Salak juga menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian masyarakat.

Pada 9 Agustus 2026, pusat informasi tersebut dikunjungi 455 orang dan meningkat menjadi 489 pengunjung pada 16 Agustus. Sementara pada 23 Agustus tercatat 414 pengunjung.

Jumlah kunjungan kembali mengalami peningkatan signifikan pada 30 Agustus 2026 dengan mencapai 632 orang. Angka tersebut menjadi jumlah kunjungan tertinggi selama periode pencatatan.

Kehadiran Pusat Informasi Geologi Geopark Bogor Halimun Salak memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga, untuk mengenal lebih dekat kekayaan geologi, keanekaragaman alam, serta warisan lingkungan yang dimiliki Kabupaten Bogor.

Materi edukasi dikemas secara interaktif sehingga masyarakat dapat memperoleh pengalaman belajar di ruang terbuka. Konsep tersebut membuat kegiatan literasi dan edukasi tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dapat dilakukan melalui ruang publik yang dekat dengan aktivitas masyarakat.

Melalui layanan tersebut, masyarakat diajak tidak hanya mengenal Geopark Bogor Halimun Salak, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan alam sebagai bagian dari warisan yang harus dilindungi bersama.

Tingginya angka kunjungan menunjukkan bahwa ruang publik dapat menjadi sarana efektif untuk mendekatkan pelayanan pemerintah sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang edukatif, menyenangkan, dan mudah diakses masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bogor pun terus mendorong hadirnya layanan publik yang edukatif, inklusif, ramah keluarga, dan mudah dijangkau di berbagai ruang terbuka publik.

Kolaborasi antarperangkat daerah, di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Arsip dan Perpustakaan, serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Bogor, terus diperkuat agar ruang publik tidak sekadar menjadi tempat berkumpul dan berolahraga.

Lebih dari itu, ruang publik diharapkan dapat berkembang menjadi ruang belajar bersama yang mampu meningkatkan budaya literasi sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Dengan semakin dekatnya layanan literasi dan edukasi kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap budaya membaca, semangat belajar, serta kepedulian terhadap kelestarian alam dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.