CILEUNGSI – INDONESIA NEWS CHANEL – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian pemerintah pusat terhadap penataan status kepegawaian, khususnya bagi tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Rudy mengungkapkan, sejak dirinya bersama Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, memimpin Kabupaten Bogor pada 20 Februari 2025, sekitar 13.000 pegawai telah dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik melalui skema penuh waktu maupun paruh waktu.
Menurut Rudy, pengangkatan tersebut memberikan kepastian status kepegawaian bagi ribuan pegawai yang selama ini telah mengabdikan diri dalam pelayanan pemerintahan, sekaligus menjadi bagian dari upaya penataan aparatur sipil negara di daerah.
“Sejak saya memimpin Kabupaten Bogor pada 20 Februari 2025 hingga hari ini, alhamdulillah sudah sekitar 13.000 pegawai PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu, yang telah dilantik,” ungkap Rudy, Selasa (20/10/2026).
Pemkab Bogor Perhatikan Nasib Tenaga Honorer
Rudy menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor masih terus memperhatikan keberlanjutan status kepegawaian tenaga pendidik dan pegawai lainnya yang belum memperoleh kesempatan pengangkatan melalui skema PPPK.
Ia menyebutkan, koordinasi dan pembahasan bersama pemerintah pusat terus menjadi bagian penting dalam mencari solusi terhadap persoalan penataan tenaga honorer, dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Rudy juga menyampaikan bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat telah melakukan kajian dan perencanaan terkait peluang peningkatan status kepegawaian bagi pegawai tertentu.
“Insyaallah, mudah-mudahan pada tahun 2027 ada terobosan besar dari pemerintah pusat, sehingga beberapa pegawai dengan perjanjian kerja tertentu dapat ditingkatkan status kepegawaiannya oleh pemerintah pusat,” jelasnya.
Pernyataan tersebut menjadi harapan bagi para pegawai yang hingga kini masih menantikan kejelasan status kepegawaian dan peluang peningkatan kesejahteraan.
Berharap Ada Kebijakan Lanjutan pada 2027
Pemkab Bogor berharap pemerintah pusat dapat terus menghadirkan kebijakan yang memberikan kesempatan lebih luas bagi tenaga pendidik dan pegawai lainnya untuk memperoleh kepastian status kepegawaian.
Di sisi lain, pemerintah daerah akan terus berupaya memperhatikan hak dan kesempatan para pegawai secara bertahap, sesuai kebutuhan organisasi, kemampuan anggaran, serta peraturan perundang-undangan.
Rudy juga menyampaikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidik yang selama ini menjalankan tugas dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan serta mempersiapkan generasi penerus bangsa.
“Terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga pendidik atas dedikasi mereka dalam mendampingi serta mempersiapkan generasi penerus bangsa,” tutur Rudy.
Penataan status kepegawaian diharapkan dapat berjalan berkelanjutan sehingga kebutuhan pelayanan publik tetap terpenuhi, sementara para pegawai memperoleh kejelasan mengenai status dan peluang pengembangan karier sesuai ketentuan yang berlaku.
Editor: Tim Redaksi Indonesia News Chanel
Sumber: Press Release Diskominfo Kabupaten Bogor, Selasa, 20 Oktober 2026.







