KONAWE SELATAN – INDONESIA NEWS CHANEL | Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pembangunan SMA Unggul Garuda Baru di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, yang kini memasuki tahap akhir penyelesaian dan ditargetkan mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Sekolah unggulan berbasis sains, teknologi, dan inovasi ini diproyeksikan menjadi pusat pengembangan talenta muda Indonesia sekaligus mencetak generasi berdaya saing global yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, meninjau langsung progres pembangunan SMA Unggul Garuda Baru Konawe Selatan pada Rabu (1/7/2026). Dalam kunjungannya, Brian memastikan pembangunan berjalan sesuai target sehingga kegiatan belajar mengajar dapat dimulai tepat waktu.
“Gedung sekolah menjadi fokus utama penyelesaian karena akan menjadi fasilitas pertama yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Progres pembangunan gedung sekolah telah mencapai sekitar 87,58 persen, dengan target penyelesaian struktural dan fungsional pada Juli 2026 sehingga ruang-ruang kelas dapat segera dimanfaatkan,” ujar Brian.
Menurutnya, secara keseluruhan progres fisik pembangunan ditargetkan mencapai sekitar 90 persen pada Juli 2026. Untuk memastikan target tersebut tercapai, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap seluruh tahapan pekerjaan.
Selain mempercepat penyelesaian proyek, Brian juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan selama proses pembangunan maupun ketika fasilitas mulai digunakan oleh para siswa.
Tidak hanya gedung utama, pemerintah juga memastikan pembangunan berbagai fasilitas pendukung berjalan secara paralel. Di antaranya adalah pembangunan kantin, dapur, asrama siswa, serta rumah dinas guru, yang menjadi bagian penting dalam mendukung konsep sekolah berasrama (boarding school).
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan kondusif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Sementara itu, proses penerimaan peserta didik telah selesai dilaksanakan. Sebanyak 307 siswa terbaik dari berbagai daerah di Indonesia telah dinyatakan lolos sebagai angkatan pertama SMA Unggul Garuda Baru Konawe Selatan.
Pemerintah menjadwalkan proses mobilisasi siswa pada 16–19 Juli 2026, sedangkan kegiatan belajar mengajar secara resmi akan dimulai pada 20 Juli 2026.
Pembangunan SMA Unggul Garuda Baru merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan mempercepat pemerataan pendidikan berkualitas sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul di berbagai daerah Indonesia.
Saat ini, pemerintah tengah membangun empat SMA Unggul Garuda Baru yang tersebar di berbagai wilayah, yakni Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, dan Nusa Tenggara Timur.
Dengan mengusung konsep boarding school, didukung kurikulum inovatif, penguatan karakter, kepemimpinan, serta pembelajaran berbasis riset dan teknologi, SMA Unggul Garuda Baru diharapkan mampu melahirkan generasi muda Indonesia yang unggul di bidang sains dan teknologi, memiliki daya saing internasional, serta siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di dunia.
Keberadaan sekolah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih merata, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi menuju Indonesia Emas.







