ACEH SINGKIL, INDONESIA NEWS CHANEL — Profesor Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., Ketua Dewan Pakar PGRI Kabupaten Aceh Singkil, mendorong Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memperkuat solidaritas, meningkatkan kesejahteraan guru, dan mendorong prestasi pendidikan. Harapan tersebut disampaikan dalam Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Sutan Nasomal, PGRI harus menjadi organisasi profesi yang kuat, profesional, dan berdaya guna dalam meningkatkan mutu pendidikan, baik pada jenjang dasar maupun menengah. Organisasi guru juga diharapkan mampu memperkuat kompetensi pendidik, mendorong prestasi peserta didik, serta membangun sinergi dengan pemerintah dan masyarakat.
“PGRI Aceh Singkil harus menjadi ikon organisasi profesi yang mampu memperjuangkan kesejahteraan guru sekaligus memajukan pendidikan. Seluruh pengurus dan anggota harus bersinergi agar pendidikan di Aceh Singkil berkembang dan menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain di Provinsi Aceh,” ujar Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pimpinan redaksi media.
Konferensi XXIII PGRI Cabang
Pulau Banyak mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas” dan berlangsung di Gedung Pemuda Kecamatan Pulau Banyak. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi, evaluasi program kerja, serta penentuan arah perjuangan guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PGRI Kabupaten Aceh Singkil, Zainal Abidin Simatupang, S.Pd., jajaran pengurus kabupaten, unsur Muspika, kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan (GTK), serta para sesepuh PGRI dan undangan lainnya.
Ketua panitia, Zasruddin, S.Pd.Gr., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan konferensi. Ia menegaskan, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil gotong royong dan kebersamaan keluarga besar PGRI.
Sementara itu, Benny Saprima, S.Pd.I., Ketua PGRI Cabang Pulau Banyak periode 2020–2025, berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan program yang belum terealisasi, meningkatkan mutu pendidikan, serta memperjuangkan kesejahteraan guru, termasuk aspirasi mengenai tunjangan khusus bagi pendidik yang bertugas di daerah terpencil sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua PGRI Kabupaten Aceh Singkil, Zainal Abidin Simatupang, menegaskan bahwa konferensi bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan momentum menentukan arah perjuangan organisasi.
Ia mengajak seluruh peserta menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan pilihan, dan mendukung kepengurusan yang memperoleh amanah.
“Organisasi yang kuat bukan hanya karena ketuanya hebat, tetapi karena seluruh anggotanya kompak dan mau bergerak bersama. Mari rapatkan barisan, satukan langkah, dan besarkan PGRI demi kemajuan guru dan pendidikan,” tegas Zainal.
Dukungan terhadap penguatan pendidikan juga disampaikan Ferdi Irawan, S.E., yang mewakili Camat Pulau Banyak. Pemerintah kecamatan, menurutnya, siap bersinergi dengan PGRI dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong lahirnya generasi muda yang berakhlak mulia, berprestasi, serta mampu menghadapi tantangan zaman.
Sutan Nasomal juga menyoroti pentingnya dukungan Dewan Pakar dan tokoh pendidikan dalam memperkuat organisasi. Ia menyebut peran para tokoh tersebut sebagai sumber motivasi untuk meningkatkan profesionalisme guru dan memperluas kontribusi PGRI bagi masyarakat.
Ia berharap kepengurusan PGRI Cabang Pulau Banyak yang baru dapat membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah kecamatan, unsur Muspika, para sesepuh organisasi, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Menurutnya, solidaritas guru harus diwujudkan melalui program nyata, mulai dari peningkatan kompetensi pendidik, pengembangan prestasi siswa, hingga perjuangan kesejahteraan guru. Dengan demikian, PGRI tidak hanya menjadi wadah profesi, tetapi juga motor penggerak kemajuan pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil.
“Guru yang kuat, organisasi yang solid, dan pendidikan yang berkualitas merupakan fondasi penting untuk menyiapkan generasi penerus bangsa. Kita ingin anak-anak Aceh Singkil memiliki prestasi membanggakan dan masa depan yang lebih cerah,” tutup Sutan Nasomal.
Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak diharapkan melahirkan kepengurusan yang amanah, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan guru serta tantangan pendidikan. Melalui semangat transformasi menuju Indonesia Emas, PGRI diharapkan terus memperkuat solidaritas, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pengabdian terbaik bagi dunia pendidikan.
Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas, Integritas, dan Pengabdian untuk Pendidikan Indonesia.
Sumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H.
Penulis: Bawongso
Editor: Tim Redaksi Indonesia News Chanel







