CIBUNGBULANG, INDONESIA NEWS CHANEL | Senin, 28 September 2026

BOGOR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kebakaran TPA Galuga menyatakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga telah berada dalam kondisi aman dan kembali beroperasi normal setelah melalui serangkaian penanganan pascakebakaran yang terjadi sejak 7 September 2026.

Seiring dengan kondisi tersebut, Satgas Penanganan dan Mitigasi Pascakebakaran TPA Galuga resmi menarik personelnya dari lokasi. Selanjutnya, pelaksanaan pengelolaan sampah dikembalikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor selaku instansi yang bertanggung jawab atas pengelolaan persampahan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, selaku Ketua Satgas Penanganan Kebakaran TPA Galuga, menyampaikan bahwa keberhasilan penanganan kebakaran hingga kondisi kembali normal merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan kolaborasi berbagai pihak.

Menurut Yudi, proses penanganan yang semula diwarnai kepanikan berhasil dikendalikan melalui langkah-langkah terstruktur dan koordinasi lintas instansi.

“Dari mulai terjadinya kebakaran sampai dengan hari ini, dari yang tadinya sedikit panik, kemudian kita bisa menanganinya secara terstruktur dengan baik. Sampai dengan hari ini, kami bisa menyatakan bahwa TPA Galuga sudah aman dan normal kembali seperti semula,” ujarnya.

SATGAS AKHIRI TUGAS, DLH KEMBALI BERTANGGUNG JAWAB

Yudi menegaskan, penarikan personel Satgas dilakukan setelah kondisi TPA Galuga dinyatakan aman dan aktivitas pengelolaan sampah kembali berjalan seperti biasa.

Dengan berakhirnya masa tugas Satgas, tanggung jawab pelaksanaan kegiatan penanganan lanjutan dan pengelolaan sampah selanjutnya kembali berada di bawah DLH Kabupaten Bogor.

“Kita sama-sama, saya atas nama pimpinan dan atas nama Ketua Satgas, menyatakan bahwa TPA Galuga sudah kembali normal dan berjalan seperti biasa. Oleh sebab itu, pada hari ini kita sama-sama menarik Satgas dari TPA Galuga,” katanya.

Meski demikian, Yudi mengingatkan agar seluruh rekomendasi yang telah disampaikan selama masa penanganan pascakebakaran dapat dilaksanakan secara optimal oleh DLH Kabupaten Bogor.

Rekomendasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kondisi TPA Galuga agar tetap aman serta mengantisipasi potensi permasalahan setelah berakhirnya tugas Satgas.

APRESIASI KOLABORASI LINTAS INSTANSI

Yudi menyebut penanganan kebakaran TPA Galuga merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan keterlibatan dan sinergi berbagai unsur. Ia mengapresiasi seluruh personel Satgas dari berbagai instansi yang telah berkontribusi sejak awal kejadian hingga proses penanganan dinyatakan selesai.

“Saya perlu menyampaikan bahwa apa yang kita lakukan ini merupakan pekerjaan yang sangat luar biasa. Tetapi, berkat kekompakan dan kolaborasi dari semua pihak, mulai dari terjadinya musibah kebakaran pada tanggal 7 September sampai dengan hari ini, alhamdulillah seluruhnya bisa kita tangani,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor yang turut menjadi bagian dari Satgas Mitigasi Pascakebakaran TPA Galuga.

“Berkat siapa? Berkat kebersamaan kita. Berkat kolaborasi seluruh pihak, termasuk Diskominfo yang juga hadir sebagai anggota Satuan Tugas Mitigasi Pasca Kebakaran di TPA Galuga,” tuturnya.

PENGELOLAAN KEMBALI MENJADI TANGGUNG JAWAB DLH

Dengan ditariknya personel Satgas, pengelolaan TPA Galuga kini kembali dilaksanakan oleh DLH Kabupaten Bogor. Pelaksanaan tugas tersebut tetap harus memperhatikan rekomendasi hasil penanganan pascakebakaran guna menjaga keamanan dan kelancaran operasional tempat pembuangan akhir tersebut.

Berakhirnya tugas Satgas sekaligus menandai peralihan dari tahap penanganan darurat menuju pengelolaan rutin oleh instansi yang berwenang.

Pemkab Bogor melalui jajaran terkait diharapkan terus memastikan rekomendasi pascakebakaran dilaksanakan secara konsisten, sehingga kondisi TPA Galuga yang telah dinyatakan aman dan normal dapat dipertahankan.

Sumber: Tim Komunikasi Publik / Diskominfo Kabupaten Bogor

Editor: Redaksi Indonesia News Chanel