DEPOK | INDONESIA NEWS CHANEL— Wali Kota Depok, Supian Suri, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait penanganan permasalahan sampah. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok saat ini tengah memfokuskan berbagai langkah strategis guna mengatasi persoalan sampah yang kian kompleks.
Supian mengatakan, upaya penanganan sampah di Kota Depok diarahkan tidak hanya pada pengurangan volume, tetapi juga pada pemanfaatan sampah menjadi energi alternatif. Jika program tersebut berjalan optimal, Pemkot Depok menargetkan pengolahan sampah sebanyak 500 hingga 1.000 ton per hari menjadi bahan bakar alternatif.
“Insya Allah arahan Pak Presiden akan kami tindak lanjuti. Saat ini kami memang sedang fokus dan serius mengatasi permasalahan sampah di Kota Depok,” ujar Supian saat ditemui di wilayah Sukmajaya, Selasa (3/2/2026) malam.
Selain pengolahan sampah berbasis teknologi, Supian juga menyatakan akan menindaklanjuti arahan Presiden dengan melibatkan sekolah-sekolah dalam upaya penanganan sampah. Menurutnya, keterlibatan dunia pendidikan penting untuk membangun kesadaran sejak dini sekaligus mendukung penyelesaian persoalan sampah di lapangan.
“Mulai dari pihak-pihak yang dilibatkan, termasuk sekolah, baik dalam memahami kondisi sampah di lapangan maupun dalam upaya penyelesaiannya,” jelasnya.
Supian menegaskan, instruksi Presiden menjadi pemacu semangat bagi jajaran Pemkot Depok untuk membenahi tata kelola lingkungan dan menjadikan Kota Depok lebih bersih, indah, serta terbebas dari persoalan sampah.
“Ini arahan langsung dari Pak Presiden dan tentu akan kami jalankan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok, Wahid Suryono, menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi apabila sekolah-sekolah dilibatkan dalam program penanganan sampah. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kewenangan utama pengelolaan sampah berada pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok.
“Prinsipnya kami siap bersinergi. Untuk teknisnya tentu akan berkoordinasi dengan DLHK,” ujar Wahid singkat.
Pemkot Depok berharap, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, sekolah, dan instansi terkait dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam mengatasi permasalahan sampah serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kota Depok.







