CIBINONG — INDONESIA NEWS CHANEL — Kamis, 1 Oktober 2026 — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmennya mendorong pengisian jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis kompetensi dan meritokrasi melalui mekanisme seleksi terbuka.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ASN yang menduduki suatu jabatan memiliki kemampuan, potensi, serta gagasan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Pernyataan itu disampaikan Rudy usai melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Fungsional, serta pengangkatan CPNS menjadi PNS di Gedung Serbaguna I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Kamis (1/10/2026).

Rudy mengatakan, mekanisme seleksi terbuka diterapkan dalam pengisian sejumlah jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, mulai dari jabatan pimpinan tinggi hingga administrator dan pengawas.

“Pelantikan hari ini mulai dari jabatan Eselon II, Eselon III, Eselon IV, hingga jabatan kepala seksi dan tim. Seluruhnya kami lakukan melalui proses seleksi secara terbuka,” ujar Rudy.

Menurut Rudy, proses seleksi melibatkan berbagai unsur, termasuk akademisi dari perguruan tinggi. Tahapan wawancara juga melibatkan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, BKPSDM, DPRD Kabupaten Bogor, serta unsur praktisi dan akademisi.

Seluruh hasil penilaian kemudian dikompilasi untuk menentukan ASN yang dinilai memiliki kemampuan dan potensi sesuai dengan kebutuhan jabatan.

Pengisian Jabatan Tetap Mengikuti Ketentuan

Rudy menegaskan, setelah seluruh tahapan seleksi selesai, pengisian jabatan tetap harus mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk proses persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Setelah menentukan hasil seleksi, tentunya seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan tetap kami tempuh. Salah satunya