BOGOR – INDONESIA NEWS CHANEL | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus menghadirkan ruang publik yang nyaman, aman, dan ramah bagi masyarakat. Salah satu inovasi yang mendapat sambutan positif adalah penyelenggaraan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia melalui videotron milik Pemkab Bogor yang tersebar di berbagai titik, termasuk di Alun-Alun Kabupaten Bogor yang kini menjadi pusat berkumpulnya warga.

Suasana Alun-Alun Kabupaten Bogor tampak semakin semarak saat pelaksanaan Car Free Day (CFD) pada Minggu (5/7). Ribuan warga tidak hanya memanfaatkan kawasan tersebut untuk berolahraga dan berekreasi bersama keluarga, tetapi juga menikmati pertandingan Piala Dunia yang disiarkan melalui videotron berukuran besar.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa program nobar tersebut bukan sekadar menghadirkan hiburan bagi masyarakat, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menghidupkan ruang publik sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kegiatan nonton bareng ini bukan sekadar kegiatan menonton bersama. Lebih dari itu, kami ingin menciptakan pergerakan ekonomi di tengah masyarakat. Karena itu, kami menyelenggarakan nonton bareng Piala Dunia dengan memanfaatkan seluruh videotron yang dimiliki Pemkab Bogor, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, perkantoran, maupun instansi vertikal,” ujar Rudy.

Menurutnya, pemanfaatan videotron sebagai media nobar merupakan bagian dari transformasi ruang publik yang tengah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor agar semakin produktif, edukatif, sekaligus menjadi ruang interaksi sosial masyarakat.

Ia menjelaskan, keberadaan videotron di berbagai lokasi nantinya akan terus diperluas secara bertahap sehingga masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bogor dapat menikmati fasilitas serupa.

“Program ini menjadi bagian dari transformasi kami dalam menghadirkan ruang-ruang publik yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Memang belum seluruh wilayah terjangkau, tetapi secara bertahap akan kami upayakan agar tersedia di seluruh Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Rudy mengungkapkan, antusiasme masyarakat terlihat hampir setiap malam, khususnya saat pertandingan Piala Dunia berlangsung. Banyak warga datang bersama keluarga, kerabat, maupun sahabat sambil membawa tikar untuk menikmati pertandingan dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.

“Setiap malam, terutama saat ada pertandingan Piala Dunia, masyarakat datang bersama keluarga. Mereka membawa tikar dan menikmati pertandingan bersama. Apalagi bertepatan dengan libur sekolah sehingga anak-anak juga bisa ikut meramaikan,” ungkap Rudy.

Selain menjadi ruang hiburan dan rekreasi, kawasan nobar juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Puluhan pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut untuk menjajakan berbagai makanan, minuman, hingga produk lainnya kepada pengunjung yang memadati area Alun-Alun Kabupaten Bogor.

Pemerintah Kabupaten Bogor pun membuka ruang bagi para pelaku usaha untuk berdagang, dengan tetap mengedepankan ketertiban serta kebersihan lingkungan.

“Kami mempersilakan para pelaku UMKM untuk berjualan di sekitar lokasi. Harapannya, setelah selesai berdagang, mereka bersama-sama menjaga kebersihan area. Dengan begitu, para pedagang mendapatkan rezeki, masyarakat memiliki ruang untuk berkumpul bersama keluarga, dan semangat olahraga melalui Piala Dunia dapat dirasakan bersama di Kabupaten Bogor,” tegas Rudy.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik agar tetap bersih dan nyaman digunakan oleh semua kalangan.

Program tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang warga, Jo, mengaku sengaja datang ke Alun-Alun Kabupaten Bogor bersama anaknya untuk berolahraga sekaligus menikmati suasana nobar.

“Menurut saya luar biasa sekali. Sejak Pak Rudy menjabat sebagai Bupati Bogor, banyak sekali perubahan. Salah satunya dengan adanya videotron ini yang dimanfaatkan untuk nonton bareng Piala Dunia. Menurut saya, ini keren sekali,” ujarnya.

Jo juga mendukung ajakan pemerintah untuk menjaga kebersihan fasilitas umum. Menurutnya, tempat sampah telah tersedia sehingga yang diperlukan saat ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Dila, yang menilai keberadaan videotron telah menjadi daya tarik baru bagi masyarakat sehingga ruang publik di Alun-Alun Kabupaten Bogor terasa lebih hidup.

“Secara keseluruhan sudah bagus. Apalagi sekarang sedang musim Piala Dunia, jadi keberadaan videotron ini menjadi daya tarik tambahan. Masyarakat bisa berkumpul dan nonton bareng sehingga suasananya jadi lebih meriah,” katanya.

Dila berharap seluruh masyarakat memiliki rasa tanggung jawab yang sama dalam menjaga fasilitas umum agar tetap bersih, indah, dan nyaman digunakan bersama.

“Saya sangat setuju kalau kita semua ikut menjaga kebersihan. Ini kan fasilitas umum yang digunakan bersama. Aktivitas masyarakat dan pedagang juga cukup ramai, jadi kita harus sama-sama menjaga fasilitas yang ada, merawat taman, dan membuang sampah pada tempatnya agar lingkungan tetap bersih dan nyaman untuk semua,” pungkasnya.

Program nobar Piala Dunia melalui videotron tersebut menjadi salah satu langkah nyata Pemkab Bogor dalam menghidupkan ruang publik sebagai pusat aktivitas masyarakat, mempererat kebersamaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM. Dengan konsep ruang publik yang inklusif dan kolaboratif, Kabupaten Bogor semakin menunjukkan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang dekat dengan masyarakat