CIBINONG – INDONESIA NEWS CHANEL – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu strategi utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam meningkatkan daya saing daerah, memperkuat konektivitas, serta menarik investasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Rudy saat memimpin rapat koordinasi membahas percepatan pembangunan Jalan Tol Depok–Antasari–Salabenda, pembangunan Jalan Tambang, serta pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Kabupaten Bogor, yang berlangsung di Pendopo Bupati Bogor, Rabu (5/8/2026).

Rapat koordinasi dihadiri unsur DPRD Kabupaten Bogor, Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pertanahan Nasional (BPN), PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), serta jajaran perangkat daerah guna memperkuat sinergi dalam percepatan pelaksanaan sejumlah proyek strategis di Kabupaten Bogor.

Dalam arahannya, Rudy menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan Jalan Tol Depok–Antasari–Salabenda yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2028. Menurutnya, keberadaan jalan tol tersebut akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang investasi yang lebih luas.

“Kami memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan Jalan Tol Depok–Antasari. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen membantu seluruh proses yang menjadi kewenangan daerah, baik dari aspek administratif maupun dukungan di lapangan, sehingga tahapan pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan lancar,” ujar Rudy.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur bukan sekadar menghadirkan akses transportasi yang lebih baik, tetapi juga menjadi motor penggerak lahirnya kawasan-kawasan ekonomi baru yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Menurut Rudy, konektivitas Jalan Tol Depok–Antasari–Salabenda dengan jaringan jalan tol lainnya akan memperkuat posisi Kabupaten Bogor sebagai kawasan strategis penyangga ibu kota. Akses yang semakin mudah menuju kawasan industri, perdagangan, permukiman, dan pusat-pusat ekonomi diyakini akan meningkatkan minat investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Bogor.

Selain pembangunan jalan tol, Pemkab Bogor juga terus mendorong percepatan pembangunan Jalan Tambang serta pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Kabupaten Bogor. Ketiga proyek strategis tersebut dinilai saling melengkapi dalam memperkuat struktur perekonomian daerah sekaligus menciptakan pemerataan pembangunan antarwilayah.

Untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai target, Rudy menginstruksikan agar Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) segera diaktifkan kembali mulai pekan depan. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pengadaan tanah melalui koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah, Badan Pertanahan Nasional, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Proyek strategis ini akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, dan konektivitas wilayah Kabupaten Bogor. Karena itu, saya meminta seluruh perangkat daerah terus memperkuat sinergi dan kolaborasi agar setiap tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai target,” tegas Rudy.

Melalui percepatan pembangunan infrastruktur yang didukung kolaborasi seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis mampu menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, membuka pusat-pusat ekonomi baru, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan aksesibilitas, terbukanya peluang usaha, dan terciptanya lapangan kerja yang lebih luas.

Percepatan pembangunan infrastruktur tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bogor sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.