BOGOR — INDONESIA NEWS CHANEL I  Generasi muda memiliki posisi penting dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin cepat. Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial, pemuda tidak hanya dituntut mampu mengikuti perkembangan digital, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, keterampilan, serta keberanian untuk mengambil peran di tengah masyarakat.

Semangat tersebut menjadi perhatian DPK LASQI Kecamatan Sukamakmur di bawah kepemimpinan Irene Ferro Cyanida, yang mendorong putra-putri muda untuk terus mengembangkan potensi diri dan memanfaatkan berbagai kesempatan pembinaan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong dan mengikutsertakan pemuda untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Bagi DPK LASQI Kecamatan Sukamakmur, kesempatan mengikuti pelatihan bukan sekadar kegiatan formal. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

PEMUDA JANGAN HANYA JADI PEMBURU VIRAL

Perkembangan media sosial telah membuka ruang yang luas bagi generasi muda untuk berekspresi. Berbagai karya, aktivitas, prestasi, hingga gagasan dapat disampaikan kepada publik dengan cepat.

Namun, popularitas semata bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan di era digital.

Pemuda justru memiliki kesempatan untuk menjadikan teknologi sebagai sarana edukasi, pengembangan kreativitas, kegiatan sosial, seni, budaya, serta penyebaran nilai-nilai positif.

Karena itu, putra-putri LASQI Kecamatan Sukamakmur didorong untuk tidak hanya aktif menggunakan media sosial, tetapi juga mampu menghasilkan karya dan memberikan manfaat.

Viral boleh, tetapi harus memiliki nilai. Tampil boleh, tetapi harus membawa pesan positif. Aktif di dunia digital harus dibarengi dengan tanggung jawab.

IRENE FERRO CYANIDA DORONG PEMUDA TERUS BERKEMBANG

Sebagai Ketua DPK LASQI Kecamatan Sukamakmur, Irene Ferro Cyanida menaruh perhatian terhadap pengembangan potensi generasi muda.

Dorongan agar pemuda mengikuti pelatihan Dispora menjadi salah satu bentuk upaya membuka kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan di luar aktivitas rutin.

Pelatihan menjadi penting karena generasi muda membutuhkan bekal yang lebih luas untuk menghadapi tantangan masa depan.

Tidak hanya kemampuan di bidang seni dan kreativitas, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, memimpin, menggunakan teknologi secara bijak, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Dengan semakin banyak pengalaman yang diperoleh, diharapkan para pemuda dapat tumbuh menjadi generasi yang percaya diri dan mampu mengambil peran di lingkungan masing-masing.

DARI SENI ISLAMI MENUJU GENERASI KREATIF

LASQI memiliki ruang yang kuat dalam pengembangan seni musik Islami. Hadroh, marawis, qasidah, dan berbagai bentuk kreativitas seni Islami dapat menjadi media pembinaan sekaligus wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat.

Namun, perkembangan zaman membuat ruang kreativitas tersebut dapat diperluas melalui teknologi digital.

Karya-karya anak muda LASQI dapat diperkenalkan melalui berbagai platform digital sehingga masyarakat dapat melihat potensi yang dimiliki generasi muda Sukamakmur.

Dengan demikian, seni, agama, budaya, kreativitas, dan teknologi dapat berjalan berdampingan.

PEMIMPIN DIGITAL HARUS PUNYA KARYA

Menjadi pemimpin digital bukan berarti sekadar memiliki banyak pengikut atau mampu membuat sebuah konten menjadi viral.

Pemimpin digital harus mampu memberikan contoh, menyampaikan informasi secara bertanggung jawab, menghasilkan karya, menghargai perbedaan, serta menggunakan teknologi untuk tujuan yang positif.

Nilai-nilai tersebut penting ditanamkan kepada generasi muda sejak dini.

Pemuda yang memiliki keterampilan sekaligus karakter akan memiliki bekal lebih kuat untuk menghadapi berbagai perubahan di masa mendatang.

SUKAMAKMUR PUNYA POTENSI GENERASI MUDA

Kecamatan Sukamakmur memiliki putra-putri muda yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

Melalui pembinaan organisasi, kegiatan seni, kegiatan keagamaan, serta kesempatan mengikuti pelatihan kepemudaan, potensi tersebut diharapkan dapat semakin terarah.

Keterlibatan pemuda dalam pelatihan Dispora menjadi salah satu pengalaman yang diharapkan dapat membuka wawasan baru.

Dari Sukamakmur, generasi muda diharapkan mampu tampil bukan hanya sebagai peserta kegiatan, tetapi juga sebagai penggerak berbagai kegiatan positif di masyarakat.

BUKAN SEKADAR VIRAL, TETAPI BERMANFAAT

Semangat DPK LASQI Kecamatan Sukamakmur di bawah kepemimpinan Irene Ferro Cyanida pada akhirnya mengarah pada satu tujuan: memberikan ruang kepada generasi muda untuk tumbuh dan berkembang.

Pemuda perlu diberi kesempatan untuk belajar. Pemuda perlu diberi ruang untuk berkarya. Dan pemuda juga perlu diberi kepercayaan untuk mengambil tanggung jawab.

Karena masa depan tidak hanya membutuhkan generasi yang mahir menggunakan teknologi, tetapi juga generasi yang memiliki karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

Dari Sukamakmur, semangat itu terus dibangun Bukan sekadar aktif di media sosial.
Tetapi menjadi generasi yang berkarya, berkarakter, memiliki keterampilan, dan memberikan manfaat.

Indonesia News Chanel
Dari Daerah, Mengabarkan Fakta dan Mengangkat Potensi Generasi Muda.