CIBINONG, INDONESIA NEWS CHANEL | Minggu, 6 September 2026 — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan terus memperkuat tata kelola sekaligus perlindungan arsip daerah dengan mendorong transformasi arsip fisik ke dalam bentuk digital.

Langkah tersebut salahsatunya diwujudkan melalui program alih media arsip vital berupa Buku Induk Sekolah tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Bogor. Program ini menjadi bagian dari upaya penyelamatan arsip penting yang memiliki nilai guna strategis bagi administrasi dan pelayanan pendidikan.

Kegiatan alih media dilaksanakan Bidang Pengelolaan Kearsipan dan Sistem Informasi Kearsipan melalui Tim Layanan Otomasi Kearsipan. Proses tersebut dilakukan secara terstruktur untuk memastikan arsip pendidikan tetap terlindungi dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, Irwan Irawan, mengatakan alih media arsip merupakan langkah strategis dalam memberikan perlindungan terhadap arsip vital sekaligus menjaga keberlanjutan informasi yang terkandung di dalamnya.

“Arsip Buku Induk Sekolah merupakan bagian penting dari rekam administrasi pendidikan. Karena itu, perlu dilakukan upaya penyelamatan dan perlindungan agar arsip tersebut tetap terjaga, tidak mudah rusak atau hilang, serta dapat ditemukan kembali dengan lebih cepat ketika dibutuhkan,” ujar Irwan.

Menurutnya, proses digitalisasi tidak dilakukan sebatas memindai dokumen. Tahapannya meliputi pemindaian arsip fisik, pengolahan, penataan, pemberian identitas arsip, hingga penyimpanan dalam media elektronik yang memperhatikan aspek keamanan informasi.

“Dengan adanya arsip digital, risiko kerusakan terhadap arsip fisik dapat diminimalkan. Di sisi lain, proses penemuan kembali dan pemanfaatan informasi arsip juga menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien,” jelasnya.

Program alih media tahun 2026 tersebut menyasar arsip vital Buku Induk Sekolah pada satuan pendidikan tingkat SD dan SMP di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam pelaksanaannya, aspek penataan dan keamanan informasi menjadi perhatian utama. Dengan demikian, arsip digital yang dihasilkan diharapkan dapat terintegrasi dalam sistem pengelolaan arsip yang berkelanjutan dan mendukung kebutuhan administrasi pendidikan.

Pemkab Bogor melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan berkomitmen untuk terus mengembangkan tata kelola kearsipan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Digitalisasi arsip diharapkan tidak hanya memperkuat perlindungan terhadap dokumen penting pemerintah, tetapi juga meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta akuntabilitas pelayanan administrasi.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekosistem pemerintahan digital di Kabupaten Bogor, khususnya dalam memastikan informasi dan rekam jejak administrasi daerah tetap terlindungi, mudah ditelusuri, serta dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.