TENJOLAYA, INDONESIA NEWS CHANEL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendorong Desa Gunung Malang, Kecamatan Tenjolaya, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas promosi potensi wisata. Langkah ini diharapkan mampu memperkenalkan destinasi unggulan desa tersebut kepada masyarakat luas, mulai dari tingkat daerah, nasional, hingga mancanegara.

Dorongan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Gerakan Aksi Sapta Pesona di Desa Gunung Malang, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor itu bertujuan memperkuat pengelolaan desa wisata sekaligus mendorong potensi lokal menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

Bambang mengatakan, Desa Gunung Malang memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan, didukung suasana sejuk, lingkungan asri, serta kondisi yang relatif jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dikemas melalui strategi promosi dan identitas yang kuat agar semakin dikenal oleh calon wisatawan.

“Kalau Garut dikenal dengan dodol, Cibaduyut dengan sepatu, di Bogor semuanya ada. Insyaallah Gunung Malang juga istimewa. Tinggal bagaimana potensi yang ada ini kita branding dan kita kenalkan lebih luas,” ujar Bambang.

Dorong Promosi Wisata melalui Media Sosial

Menurut Bambang, perkembangan teknologi informasi memberikan peluang besar bagi masyarakat desa untuk mempromosikan potensi wilayahnya secara mandiri. Telepon seluler dan berbagai platform media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan destinasi wisata, produk unggulan, serta keunikan lokal Desa Gunung Malang.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih produktif memanfaatkan platform digital, seperti WhatsApp dan Instagram, sebagai sarana promosi yang efektif dan mudah dijangkau.

“Alat komunikasi dan teknologi informasi ini jangan hanya digunakan untuk berkomunikasi, tetapi harus dibuat memberdayakan kita. Foto potensi yang ada, buat konten yang menarik, kemudian upload. Kalau dilakukan bersama-sama dan konsisten, orang akan mulai mengenal dan penasaran dengan Gunung Malang,” jelasnya.

Bambang menambahkan, promosi digital perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Konten yang menarik, informatif, serta menampilkan keunikan desa dinilai dapat membantu membangun citra Desa Wisata Gunung Malang di tengah persaingan destinasi wisata.

Pemuda dan Karang Taruna Didorong Jadi Kreator Konten

Pengembangan promosi digital tersebut sejalan dengan konsep Smart Village, yakni pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mengembangkan potensi lokal, serta mendorong kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam hal ini, Bambang menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda, khususnya pemuda dan Karang Taruna, dalam menghasilkan konten kreatif yang mampu memperkenalkan potensi wisata Gunung Malang kepada khalayak yang lebih luas.

“Teknologi informasi itu tembus ruang dan waktu. Kita ingin Gunung Malang bukan hanya dikenal di Kabupaten Bogor, tetapi Indonesia, bahkan bisa tembus dunia,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Diskominfo Kabupaten Bogor menyatakan kesiapan untuk mendorong pelatihan bagi masyarakat, khususnya warga yang ingin mengembangkan kemampuan sebagai kreator konten.

Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memproduksi materi promosi yang berkualitas, sekaligus memanfaatkan media digital sebagai sarana pengembangan potensi desa.

Sinergi Lintas Sektor untuk Kembangkan Desa Wisata

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi, mengapresiasi masyarakat Desa Gunung Malang yang dinilai mampu menjaga keamanan, ketertiban, dan keramahan lingkungan.

Menurutnya, kondisi sosial masyarakat yang kondusif menjadi salah satu faktor pendukung dalam menciptakan iklim investasi serta mendorong pengembangan wilayah.

“Dengan adanya Dinas Pariwisata, Diskominfo, dan Bappeda, mudah-mudahan Gunung Malang bisa lebih diperhatikan dan dikembangkan. Apresiasi untuk masyarakat Gunung Malang yang terus menjaga potensi dan membawa nama desa ini semakin dikenal,” tandasnya.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, dan generasi muda diharapkan mampu memperkuat pengembangan Desa Wisata Gunung Malang secara berkelanjutan.

Optimalisasi teknologi digital, didukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan identitas wisata, diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Dengan demikian, pengembangan Desa Wisata Gunung Malang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

(Tim Redaksi Indonesia News Chanel)