CIBINONG – INDONESIA NEWS CHANEL | Jumat, 25 September 2026 – Cabang olahraga (cabor) para renang Kabupaten Bogor menargetkan raihan medali emas sebanyak-banyaknya pada ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat VII. Target tersebut diiringi dengan pematangan persiapan atlet melalui program Pemusatan Latihan Cabang (Pelatcab).

Manajer sekaligus pelatih para renang Kabupaten Bogor, Ujang Maman, mengatakan sebanyak 23 atlet yang terdiri atas sembilan atlet perempuan dan 14 atlet laki-laki terus menjalani program latihan intensif guna meningkatkan kesiapan menghadapi kompetisi.

Menurut Ujang, program Pelatcab menjadi bagian penting dalam mempersiapkan atlet agar mampu tampil optimal sekaligus memberikan kontribusi medali bagi kontingen National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor.

“Harapan kami dalam program Pelatcab ini, khususnya cabang olahraga renang, bisa menyumbangkan medali emas untuk NPCI Kabupaten Bogor di ajang Peparda VII ini sebanyak-banyaknya,” ujar Ujang.

Ia menjelaskan, selama tiga bulan pelaksanaan Pelatcab, program latihan difokuskan pada peningkatan kondisi fisik, daya tahan atau endurance, serta penguatan teknik renang. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian utama dalam menunjang performa atlet saat bertanding.

Ujang menyebutkan, perkembangan para atlet menunjukkan hasil positif. Peningkatan kemampuan tersebut terlihat dari semakin kompetitifnya atlet junior yang mulai mampu bersaing dengan atlet senior setelah menjalani latihan secara intensif.

“Alhamdulillah, setelah kami lihat perkembangannya, terutama satu bulan menjelang pertandingan, sangat signifikan. Atlet-atlet junior sudah bisa bersaing dengan atlet-atlet senior mereka,” katanya.

Kesehatan dan Asupan Gizi Jadi Perhatian

Di tengah intensitas latihan yang meningkat, aspek kesehatan dan pemenuhan gizi atlet menjadi perhatian penting tim pelatih. Menurut Ujang, kebutuhan nutrisi harus disesuaikan dengan kondisi fisik serta beban latihan masing-masing atlet.

“Kondisi mereka saat ini dari program latihan sangat padat. Sehingga asupan gizi pun harus diseimbangkan dengan apa yang dibutuhkan oleh atlet itu sendiri,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi perhatian tim kesehatan yang melakukan pemeriksaan terhadap para atlet selama menjalani Pelatcab. Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk memantau kondisi kesehatan sekaligus mendukung kesiapan atlet menghadapi pertandingan.

“Alhamdulillah, tadi pagi kami dikunjungi Satgas bidang kesehatan. Atlet-atlet kami diperiksa kesehatannya,” ungkap Ujang.

Meski demikian, saat ini terdapat lima atlet yang sedang mengalami sakit sehingga harus beristirahat dan sementara waktu tidak mengikuti program latihan.

Kelima atlet tersebut terdiri atas dua atlet perempuan, yakni Nanda dan Elisa, serta tiga atlet laki-laki, yaitu Munawar, Hermanto, dan Rawa.

Kondisi tersebut menjadi perhatian tim pelatih agar proses pemulihan atlet dapat berjalan dengan baik sebelum kembali mengikuti latihan.

Berharap Dukungan Terus Diperkuat

Ujang berharap dukungan pemerintah daerah dan jajaran pengurus NPCI Kabupaten Bogor terus diperkuat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan, asupan gizi, serta keberlangsungan program latihan.

Menurutnya, dukungan yang optimal menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesiapan atlet, terlebih menjelang pelaksanaan Peparda Jabar VII.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Ujang optimistis para atlet para renang Kabupaten Bogor mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan menyumbangkan medali bagi kontingen Kabupaten Bogor.

Target medali emas tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus meningkatkan performa, menjaga kondisi kesehatan, serta berjuang maksimal demi mengharumkan nama Kabupaten Bogor di ajang olahraga paralimpik tingkat Jawa Barat.

(Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor