Bogor, IndonesiaNewsChannel.com – Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (Lasqi) menyatakan dukungannya terhadap kerja sama antara SMK Mahardika dan Yayasan Antero Prosesi Edukasi (YAPE) dalam membuka program magang ke Jepang selama tiga tahun.

Program ini bertujuan memberikan kesempatan kerja luar negeri bagi generasi muda Indonesia, khususnya lulusan SMK. SMK Mahardika menjadi salah satu titik pelatihan resmi di Kabupaten Bogor yang telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan YAPE.

YAPE melalui AEC Academy akan memberikan pelatihan bahasa Jepang serta penguatan soft skill, seperti pemahaman budaya, sikap, dan etika kerja di Jepang. “Kemampuan bahasa Jepang adalah syarat mutlak bagi peserta program ini,” ujar perwakilan YAPE.

Ketua Lasqi, Ajeng Umaroh, menegaskan bahwa peran Lasqi tidak hanya terbatas pada pelestarian seni dan budaya, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan peluang kerja demi penguatan SDM nasional.

Jepang saat ini mengalami krisis tenaga kerja akibat populasi menua. Berdasarkan data JICA, negara tersebut diperkirakan membutuhkan sekitar 5,91 juta tenaga kerja asing pada tahun 2040, namun masih menghadapi kekurangan hampir satu juta pekerja untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi.

Melalui kolaborasi ini, Lasqi dan YAPE berharap bisa menjadi jembatan strategis bagi generasi muda Indonesia untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja global, sekaligus menjawab tantangan pengangguran di dalam negeri.