BOGOR – INDONESIA NEWS CHANEL | Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan berbagai hasil dan semangat yang diperoleh dari Retret Pimpinan DPRD se-Indonesia ke dalam program pembangunan di Kabupaten Bogor. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat wawasan kebangsaan, meningkatkan kualitas kepemimpinan, serta mempererat sinergi antara legislatif dan pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan Sastra Winara usai mengikuti Retret Pimpinan DPRD se-Indonesia yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 15–19 April 2026.

Dalam keterangannya yang diterima di Kabupaten Bogor, Jumat (17/4/2026), Sastra menyebut retret tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan forum strategis yang mempertemukan para pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia untuk membahas berbagai tantangan pembangunan daerah dan memperkuat komitmen kebangsaan.

“Retret ini sangat positif demi membangun Indonesia yang lebih baik. Selain memperkuat wawasan kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat sinergi antarpimpinan DPRD dari seluruh daerah,” ujar Sastra Winara.

Ia menegaskan, berbagai gagasan, pengalaman, serta rekomendasi yang dihasilkan selama retret harus diterjemahkan menjadi kebijakan dan program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, hasil diskusi selama retret tidak boleh berhenti sebagai konsep semata, tetapi harus menjadi landasan dalam memperkuat fungsi DPRD, khususnya dalam bidang legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Sastra juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada harmonisasi hubungan antara legislatif dan eksekutif. Oleh karena itu, ia mendorong agar kolaborasi kedua lembaga terus diperkuat sehingga setiap kebijakan pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan selaras dengan arah pembangunan nasional.

Selain memperkuat wawasan kebangsaan, retret tersebut juga menjadi ruang berbagi pengalaman antarpimpinan DPRD dari berbagai daerah mengenai strategi pembangunan, tata kelola pemerintahan, hingga solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masing-masing wilayah.

Melalui forum tersebut, para pimpinan DPRD saling bertukar ide dan praktik terbaik (best practices) yang diharapkan dapat diadaptasi sesuai karakteristik dan kebutuhan daerah masing-masing.

Sastra berharap komunikasi dan jejaring kerja sama yang telah terbangun selama kegiatan retret dapat terus berlanjut sebagai sarana memperkuat sinergi lintas daerah dalam mendukung percepatan pembangunan nasional.

Sementara itu, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily, menjelaskan bahwa penyelenggaraan retret bertujuan membentuk para pimpinan DPRD menjadi pemimpin daerah yang memiliki karakter negarawan, berintegritas, serta berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.

Menurut Ace, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menyelaraskan visi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Melalui kegiatan ini para Ketua DPRD dapat membawa semangat baru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di daerah masing-masing, termasuk dalam memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif demi kemajuan daerah dan bangsa,” ujar Ace Hasan Syadzily.

Dengan semangat yang diperoleh dari retret tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bogor berharap lahir berbagai inovasi kebijakan yang mampu memperkuat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor melalui sinergi yang kuat antara DPRD, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.