CIBINONG – INDONESIA NEWS CHANEL | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mendorong pengembangan inovasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemkab Bogor mendorong KDMP di seluruh wilayah Kabupaten Bogor agar tidak hanya menjalankan fungsi ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi berdasarkan potensi desa masing-masing.
Salah satu yang mendapat perhatian adalah KDMP Cipelang, Kecamatan Cijeruk, yang berhasil mengembangkan pengelolaan limbah menjadi produk bernilai ekonomi dan dipercaya menjadi salah satu percontohan nasional pengelolaan limbah berbasis koperasi.
Inovasi tersebut dilakukan dengan mengolah sampah plastik, tali rafia dan berbagai limbah lainnya menjadi batako atau paving block. Sementara sampah organik rumah tangga diolah menjadi pupuk kompos melalui proses penggilingan, penghancuran, fermentasi hingga pengeringan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana, mengatakan inovasi KDMP Cipelang menjadi bukti bahwa koperasi desa mampu mengembangkan usaha dengan memanfaatkan potensi masyarakat.
Menurut Iman, KDMP Cipelang yang dipimpin Rita Puspita Sari terus menjalankan berbagai program tanpa harus menunggu dukungan pembiayaan langsung dari pemerintah pusat.
“KDMP Cipelang ini dipimpin oleh seorang penggerak kepemudaan, yaitu Rita Puspita Sari. Dia sebagai Ketua Koperasi Desa Merah Putih yang begitu gigih melaksanakan program-program daripada Pak Presiden Prabowo,” ujar Iman, Rabu (19/8/2026).
Selain pengelolaan limbah, KDMP Cipelang juga memanfaatkan potensi ekonomi masyarakat dengan menghimpun dan memasarkan berbagai produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berada di Desa Cipelang.
Iman menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa koperasi desa dapat bergerak secara mandiri dengan mengoptimalkan potensi yang tersedia di lingkungan masyarakat.
“Walaupun nantinya ada alokasi anggaran, mereka tidak menunggu pembiayaan tersebut. Mereka langsung melakukan terobosan dan mengembangkan usaha yang bisa dijalankan dengan potensi yang ada,” jelasnya.
DAPAT PERHATIAN KEMENTERIAN
Inovasi KDMP Cipelang juga mendapat perhatian dari Kementerian Koperasi. Bahkan, koperasi tersebut dipercaya menjadi salah satu contoh pengelolaan limbah dalam kegiatan penandatanganan kerja sama antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Lingkungan Hidup.
“Pada saat penandatanganan kerja sama antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Lingkungan Hidup, Rita diajak oleh Kementerian Koperasi untuk memamerkan produk hasil pengolahan limbah lingkungan yang dikelolanya,” kata Iman.
Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa koperasi desa tidak hanya berperan sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga mampu ikut menyelesaikan persoalan lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
DUA KALI JADI PERCONTOHAN NASIONAL
Sementara itu, Ketua KDMP Cipelang sekaligus Ketua Harian Forum KDMP Kabupaten Bogor, Rita Puspita Sari, mengungkapkan bahwa KDMP Cipelang telah dua kali mendapat kesempatan menjadi percontohan di tingkat nasional.
“Kali ini khusus untuk pengelolaan limbah sampah. KDMP Cipelang terpilih menjadi salah satu dari dua KDMP se-Indonesia yang menjadi percontohan pengelolaan limbah sampah. Satu lainnya berasal dari Kabupaten Bandung,” ujar Rita.
Sebelumnya, KDMP Cipelang juga mendapat kesempatan mengikuti kegiatan bersama Kementerian Koperasi di Gelora Bung Karno (GBK).
Rita berharap inovasi pengelolaan sampah tersebut dapat diterapkan dan dikembangkan oleh KDMP lainnya, khususnya di Kabupaten Bogor maupun daerah lain di Indonesia.
“Harapan saya, program pengolahan sampah ini bisa menjadi percontohan bagi KDMP di seluruh Indonesia sesuai dengan harapan Kementerian Koperasi dan Kementerian Lingkungan Hidup,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus KDMP di Kabupaten Bogor untuk terus berinovasi, membangun kemitraan, dan tidak hanya mengandalkan dukungan pembiayaan pemerintah.
“Untuk teman-teman pengurus KDMP, pesan saya tetap semangat, terus berjuang, terus berinovasi, dan jangan berhenti mencari serta membangun kemitraan,” tandasnya.
Rita berharap keberadaan KDMP Cipelang dapat menjadi bukti bahwa program koperasi desa mampu berjalan secara nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Saya ingin membuktikan bahwa program yang ditanamkan oleh Bapak Presiden di seluruh Indonesia ini sangat bagus dan bisa berhasil. Harus ada salah satu KDMP yang benar-benar sudah berjalan dan memberikan banyak manfaat kepada masyarakat sebagai bukti bahwa program tersebut sudah tepat diterapkan di desa-desa seluruh Indonesia,” pungkasnya.
INDONESIA NEWS CHANEL | BOGOR
Mengabarkan Fakta, Mengawal Informasi, Menyuarakan Kepentingan Masyarakat.







