CIBINONG, INDONESIA NEWS CHANEL | Kamis, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana dengan mengirimkan tim relawan kemanusiaan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak tujuh relawan dijadwalkan bertolak ke NTT pada Jumat, 4 September 2026, untuk menjalankan misi kemanusiaan selama kurang lebih lima hari. Tim akan melakukan asesmen kebutuhan sekaligus menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

Ketua Tim Relawan NTT, Didi Kurnia, mengatakan berdasarkan hasil koordinasi awal, tim akan memprioritaskan kunjungan ke sejumlah wilayah terdampak, khususnya Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai Timur.

“Tim akan mengunjungi beberapa kabupaten dan kota. Untuk sementara, fokus kita di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai Timur. Pelaksanaannya tentu bisa berkembang sesuai dengan kondisi yang kita lihat langsung di lapangan,” ujar Didi.

Libatkan BPBD, PMI, Tenaga Medis dan Media

Tim relawan terdiri dari berbagai unsur yang memiliki tugas masing-masing. Sebanyak dua orang berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dua orang dari Palang Merah Indonesia (PMI), dua orang merupakan tenaga medis dari Dinas Kesehatan, serta satu orang dari unsur media untuk melakukan peliputan kegiatan di lapangan.

Selain menyalurkan bantuan logistik, tim juga membawa program trauma healing bagi anak-anak yang terdampak bencana.

Sejumlah perlengkapan pendukung, termasuk boneka dan kebutuhan lainnya, disiapkan untuk membantu memberikan dukungan psikologis kepada anak-anak selama menjalani masa pemulihan pascabencana.

Didi menjelaskan, bantuan yang dibawa juga dapat diarahkan untuk mendukung pemulihan fasilitas umum yang mengalami dampak bencana. Hal tersebut akan dilakukan berdasarkan hasil asesmen langsung di lapangan.

“Kita juga membawa bantuan untuk trauma healing bagi anak-anak. Kemudian apabila di lapangan diperlukan bantuan untuk revitalisasi infrastruktur seperti masjid maupun sekolah, bantuan akan diarahkan sesuai hasil asesmen dan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Bantuan Disesuaikan Kebutuhan di Lapangan

Koordinator Lapangan Tim Relawan NTT, Andi, mengatakan selama berada di NTT, tim akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat sebelum menentukan bentuk bantuan yang akan disalurkan.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

“Rencana keberangkatan hari Jumat. Tim tujuh orang. Sesampainya di sana, kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat,” ujar Andi.

Setelah melakukan koordinasi dan pemetaan kebutuhan, tim akan menggunakan anggaran yang telah disiapkan Pemkab Bogor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian.

“Setelah itu, kami akan membelanjakan anggaran yang sudah disetorkan Pemkab Bogor untuk kebutuhan yang benar-benar diperlukan di pengungsian,” jelasnya.

Andi menegaskan, bantuan akan diprioritaskan pada kebutuhan yang sifatnya mendesak, terutama barang-barang yang persediaannya mulai menipis di posko pengungsian.

“Kami benar-benar fokus pada barang yang sangat urgen dan dibutuhkan masyarakat di sana. Harapannya bantuan yang diberikan tepat sasaran,” katanya.

Bawa Tenaga Medis dan Perkuat Koordinasi

Selain bantuan logistik, tim juga membawa tenaga medis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak bencana.

Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan di sejumlah lokasi pengungsian, khususnya di wilayah Kabupaten Manggarai Timur, sesuai dengan hasil koordinasi dan kebutuhan di lapangan.

Tim relawan juga dijadwalkan mengunjungi Posko Jawa Barat yang dikelola BPBD Jawa Barat di NTT. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi penanganan bencana sekaligus memastikan distribusi bantuan berjalan efektif.

Pemkab Bogor berharap keberadaan tujuh relawan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.

Pengiriman tim kemanusiaan ini juga menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian masyarakat Kabupaten Bogor terhadap warga NTT.

Melalui koordinasi lintas daerah, asesmen langsung, serta penyaluran bantuan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, Pemkab Bogor berupaya memastikan bantuan tidak sekadar tersalurkan, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak bencana..