MADINA — Kritik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali mencuat. Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa (IPA) Mandailing Natal, Hanapi Alpastapi Lubis, mendesak Bupati Madina melakukan evaluasi terhadap Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madina, Afrizal Nasution.

Afrizal Nasution diketahui ditunjuk sebagai Pj Sekda Madina oleh Bupati Saipullah Nasution pada 13 Maret 2026. Penunjukan tersebut dilakukan bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Madina.

Desakan evaluasi itu disampaikan Hanapi karena ia menilai koordinasi birokrasi dan terobosan kebijakan di lingkungan Sekretariat Daerah belum menunjukkan hasil sebagaimana yang diharapkan.

“Tak ada kebijakan, tak ada konsep, tak ada ide. Percuma minta solusi, yang diberikan hanya bahan mentah yang harus kita olah lagi baru bisa dikonsumsi,” tegas Hanapi kepada Indonesia News Chanel, Selasa (16/9/2026).

Menurut Hanapi, posisi Sekda memiliki peran strategis dalam memastikan koordinasi pemerintahan berjalan efektif. Karena itu, ia mempertanyakan kapasitas kepemimpinan birokrasi apabila berbagai persoalan daerah belum mampu dijawab dengan konsep dan solusi yang konkret.

“Inda adong solusina. Kita butuh Sekda yang punya ide cemerlang dan mampu memberikan solusi matang, bukan sekadar bahan mentah. Kalau begini terus, pembangunan Madina mau dibawa ke mana?” ujarnya.

Hanapi juga mengkritik apa yang disebutnya sebagai pola kerja birokrasi yang terlalu berorientasi pada rutinitas administratif. Ia menilai pemerintah daerah membutuhkan figur Sekda yang mampu memperkuat koordinasi antar-OPD sekaligus menerjemahkan visi kepala daerah menjadi kebijakan yang terukur.

“Koordinasi antar-OPD harus diperkuat. Pelayanan publik juga harus bergerak. Pemerintah daerah membutuhkan grand design yang jelas agar setiap OPD tidak berjalan sendiri-sendiri,” katanya.

Sorotan terhadap posisi Pj Sekda ini bukan sekadar persoalan personal, tetapi menyangkut efektivitas tata kelola pemerintahan. Dalam sejumlah agenda pemerintahan sebelumnya, Afrizal Nasution tercatat menjalankan fungsi koordinasi dan mewakili Bupati dalam berbagai kegiatan. Pada Maret 2026, misalnya, ia juga memimpin proses serah terima jabatan sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Madina.