CIBINONG – INDONESIA NEWS CHANEL | Bupati Bogor Rudy Susmanto menerima sejumlah tanda kehormatan berupa pin dan gelar adat dari berbagai kerajaan dan kesultanan di Nusantara dalam rangkaian Gala Dinner Kerajaan dan Kesultanan Nusantara yang digelar pada Sabtu malam (27/6/2026). Penganugerahan tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam perayaan **Hari Jadi Bogor ke-544>, sekaligus bentuk penghormatan terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga warisan budaya bangsa.

Penghargaan yang diberikan kepada Rudy Susmanto merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam melestarikan nilai-nilai budaya, memperkuat persatuan bangsa, serta menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
Dalam prosesi penganugerahan tersebut, Rudy menerima sejumlah tanda kehormatan dari berbagai lembaga adat dan kerajaan Nusantara, di antaranya Pin Kehormatan dari Keraton Sumedang Larang, gelar Panglima Dipraja dari Kerajaan Kubu, gelar Kinata Patih dari Jawa Barat, gelar Daeng Manipi dari Sulawesi Selatan, serta gelar Datuk Sahbandar dari Kesultanan Riau-Lingga.

Rudy Susmanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para pemangku adat dan kerajaan di Indonesia. Menurutnya, seluruh penghargaan tersebut bukanlah sekadar simbol penghormatan kepada pribadi, melainkan amanah besar yang harus diwujudkan melalui kerja nyata untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah, ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah. Penghargaan ini semakin menguatkan tekad saya untuk terus mengabdi, menjaga nilai-nilai budaya, mempererat persatuan, dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.
Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga identitas, tradisi, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.

Rudy juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, memperkuat persaudaraan, serta menjadikan keberagaman budaya sebagai kekuatan dalam membangun Kabupaten Bogor yang semakin maju dan harmonis.
Momentum Hari Jadi Bogor ke-544, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa pembangunan harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan berkembang di tengah modernisasi.
Penganugerahan gelar kehormatan dari berbagai kerajaan dan kesultanan Nusantara tersebut sekaligus menjadi simbol eratnya hubungan antara pemerintah daerah dengan lembaga-lembaga adat sebagai penjaga nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal bangsa Indonesia.
Dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, pemerintah, tokoh adat, dan berbagai pemangku kepentingan, Kabupaten Bogor diharapkan terus berkembang menjadi daerah yang maju, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya sebagai jati diri bangsa







