CIBINONG – INDONESIA NEWS CHANEL | Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terus mendorong pengembangan destinasi wisata yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukasi serta mendukung penguatan ilmu pengetahuan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan Animalium di kawasan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Cibinong sebagai pusat edukasi, penelitian, dan wisata keanekaragaman hayati. Minggu (2/8/2026).

Dalam rangka mendukung pengembangan kawasan tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto melakukan kunjungan ke Animalium BRIN Cibinong untuk melihat secara langsung berbagai fasilitas edukasi dan penelitian yang tersedia.

Pada kesempatan itu, Rudy Susmanto menilai Animalium memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bogor. Menurutnya, konsep yang memadukan edukasi, riset, dan rekreasi mampu memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat dalam mengenal kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia.

Selain menjadi pusat penelitian dan pembelajaran, Animalium juga menawarkan lingkungan yang hijau, asri, dan nyaman. Kawasan ini dinilai mampu menjadi ruang terbuka hijau yang membanggakan sekaligus memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, penelitian, dan sektor pariwisata di Kabupaten Bogor.

Pemerintah Kabupaten Bogor berharap keberadaan Animalium semakin dikenal masyarakat luas dan menjadi destinasi pilihan bagi keluarga, pelajar, mahasiswa, hingga wisatawan yang ingin menikmati wisata berbasis edukasi.

“Animalium merupakan destinasi yang memadukan edukasi, penelitian, dan wisata dalam satu kawasan. Kami mengajak masyarakat untuk datang, belajar, sekaligus menikmati suasana hijau yang menjadi kebanggaan Kabupaten Bogor,” ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Melalui kolaborasi dengan BRIN, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis Animalium akan semakin berkembang sebagai ikon wisata edukasi yang tidak hanya memperkuat sektor pariwisata daerah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati serta pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.

CIBINONG – INDONESIA NEWS CHANEL | Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terus mendorong pengembangan destinasi wisata yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukasi serta mendukung penguatan ilmu pengetahuan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan Animalium di kawasan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Cibinong sebagai pusat edukasi, penelitian, dan wisata keanekaragaman hayati. Minggu (2/8/2026).

Dalam rangka mendukung pengembangan kawasan tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto melakukan kunjungan ke Animalium BRIN Cibinong untuk melihat secara langsung berbagai fasilitas edukasi dan penelitian yang tersedia.

Pada kesempatan itu, Rudy Susmanto menilai Animalium memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bogor. Menurutnya, konsep yang memadukan edukasi, riset, dan rekreasi mampu memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat dalam mengenal kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia.

Selain menjadi pusat penelitian dan pembelajaran, Animalium juga menawarkan lingkungan yang hijau, asri, dan nyaman. Kawasan ini dinilai mampu menjadi ruang terbuka hijau yang membanggakan sekaligus memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, penelitian, dan sektor pariwisata di Kabupaten Bogor.

Pemerintah Kabupaten Bogor berharap keberadaan Animalium semakin dikenal masyarakat luas dan menjadi destinasi pilihan bagi keluarga, pelajar, mahasiswa, hingga wisatawan yang ingin menikmati wisata berbasis edukasi.

“Animalium merupakan destinasi yang memadukan edukasi, penelitian, dan wisata dalam satu kawasan. Kami mengajak masyarakat untuk datang, belajar, sekaligus menikmati suasana hijau yang menjadi kebanggaan Kabupaten Bogor,” ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Melalui kolaborasi dengan BRIN, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis Animalium akan semakin berkembang sebagai ikon wisata edukasi yang tidak hanya memperkuat sektor pariwisata daerah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati serta pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.