CIBINONG – INDONESIA NEWS CHANEL | Perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026 berlangsung sangat meriah, penuh semangat kebersamaan, dan menjadi pesta rakyat yang benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bogor. Mengusung tema “Bergerak Serempak, Nyata Berdampak”, rangkaian kegiatan HJB tahun ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi simbol kuat persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun Kabupaten Bogor menuju Kuta Udaya Wangsa serta Bogor Istimewa dan Gemilang.

Di bawah arahan Bupati Bogor, rangkaian hiburan rakyat pada HJB ke-544 dibuat lebih hidup, merakyat, dan dekat dengan masyarakat. Salah satu hiburan yang paling menyedot perhatian ribuan warga adalah penampilan spektakuler dari Azzeta Group, grup musik dangdut orkes melayu (OM) lokal kebanggaan Bogor yang sukses mengguncang panggung hiburan rakyat di Stadion Pakansari.

Sejak sore hingga malam hari, kawasan Stadion Pakansari dipadati ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Bogor. Warga tampak antusias menikmati pesta rakyat yang menghadirkan berbagai hiburan budaya, festival UMKM, pertunjukan seni tradisional, hingga konser musik rakyat yang membangkitkan suasana penuh kegembiraan dan keakraban.

Dentuman musik khas Azzeta Group langsung membakar semangat masyarakat ketika tampil di atas panggung megah Hari Jadi Bogor ke-544. Dengan perpaduan musik dangdut koplo modern dan ketukan kendang jaipong khas Sunda yang enerjik, Azzeta Group berhasil menciptakan suasana hiburan yang merakyat namun tetap berkualitas dan profesional.

Penampilan mereka semakin memukau ketika membawakan lagu-lagu bernuansa syiar dan lirik-lirik penuh pesan moral karya legenda musik dangdut Indonesia, Bang Haji Rhoma Irama. Tidak hanya menghadirkan nuansa hiburan semata, Azzeta Group juga menyampaikan pesan kebersamaan, persatuan, dan semangat membangun masyarakat melalui musik yang mereka bawakan.

Kemeriahan semakin terasa ketika hadir sosok “Rompal” atau Rhoma Palsu yang berhasil menghibur masyarakat dengan gaya khasnya yang unik dan mengundang gelak tawa penonton. Kehadirannya membuat suasana panggung semakin hidup dan penuh hiburan rakyat yang merakyat serta menghibur seluruh kalangan masyarakat.

Sorak sorai penonton terus menggema di kawasan Stadion Pakansari. Ribuan warga terlihat ikut bernyanyi bersama, berjoget penuh kegembiraan, hingga mengabadikan momen tersebut melalui telepon genggam mereka. Kehangatan dan keakraban benar-benar terasa dalam perayaan Hari Jadi Bogor kali ini.

Banyak masyarakat menilai bahwa hiburan rakyat seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata kedekatan pemerintah daerah dengan masyarakat. Tidak hanya menghadirkan hiburan berkualitas, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku seni lokal Kabupaten Bogor untuk tampil dan berkembang.

Azzeta Group sendiri dikenal sebagai salah satu grup musik lokal yang telah lama eksis di wilayah Bogor, Depok, dan sekitarnya. Dipimpin oleh Abdul Aziz Anwar, S.E., atau yang dikenal dengan nama King Aziz, grup musik ini telah menjadi bagian dari hiburan masyarakat sejak tahun 1998.

Selama puluhan tahun, Azzeta Group aktif mengisi berbagai panggung hiburan rakyat, mulai dari acara hajatan masyarakat, festival budaya, konser daerah, hingga event-event besar tingkat nasional. Pengalaman panjang tersebut menjadikan Azzeta Group memiliki kualitas penampilan yang matang, energik, dan mampu membangun komunikasi hangat dengan penonton.

Saat diwawancarai Media Indonesia News Chanel usai tampil di Stadion Pakansari, King Aziz mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya karena diberikan kesempatan untuk tampil dalam momentum besar Hari Jadi Bogor ke-544.

“Alhamdulillah ini menjadi kebanggaan besar bagi kami. Atas arahan Bupati Bogor, hiburan rakyat benar-benar dihidupkan untuk masyarakat. Azzeta hadir untuk menghibur masyarakat Kabupaten Bogor agar suasana Hari Jadi Bogor semakin meriah, semakin hidup, dan penuh kebersamaan,” ujar King Aziz.

Menurutnya, hiburan rakyat memiliki dampak yang sangat besar terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Ketika masyarakat berkumpul menikmati hiburan bersama, maka suasana persaudaraan akan semakin kuat dan aktivitas ekonomi rakyat ikut bergerak.

“Ketika hiburan hidup, UMKM berjalan, pedagang ramai, masyarakat senang, maka Hari Jadi Bogor benar-benar menjadi pesta rakyat. Ini bukan hanya soal musik, tetapi bagaimana kebersamaan itu dibangun,” jelasnya.

Di sepanjang area Stadion Pakansari, para pelaku UMKM terlihat menikmati dampak positif dari kemeriahan HJB ke-544. Berbagai stand makanan tradisional, minuman, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lokal ramai dikunjungi masyarakat yang datang menikmati hiburan rakyat.

King Aziz juga menjelaskan bahwa Azzeta Group selama ini tidak hanya bergerak di bidang musik hiburan, tetapi juga mulai berkembang menjadi event organizer (EO) dalam berbagai kegiatan hiburan masyarakat dan event daerah.

“Azeta berdiri sejak tahun 1998. Kami terus belajar, terus berkembang, dan terus memberikan hiburan terbaik untuk masyarakat. Kami sudah keliling Indonesia membawa hiburan rakyat. Sekarang Azzeta juga berkembang menjadi EO dalam berbagai kegiatan,” ungkapnya.

Penampilan Azzeta Group di Hari Jadi Bogor ke-544 menjadi bukti bahwa seni musik rakyat masih memiliki tempat besar di hati masyarakat. Musik dangdut yang dipadukan dengan sentuhan budaya lokal Sunda mampu menjadi perekat kebersamaan lintas usia dan lintas kalangan masyarakat.

Tidak hanya menjadi hiburan, penampilan tersebut juga membawa semangat optimisme bahwa Kabupaten Bogor memiliki potensi seni dan budaya yang luar biasa untuk terus dikembangkan. Melalui ruang-ruang hiburan rakyat seperti ini, kreativitas anak daerah dapat tumbuh sekaligus memperkuat identitas budaya lokal Kabupaten Bogor.

King Aziz berharap Pemerintah Kabupaten Bogor ke depan terus memberikan perhatian terhadap seni budaya lokal dan hiburan rakyat agar para pelaku seni daerah memiliki ruang untuk berkembang dan terus berkarya.

“Kami berharap Kabupaten Bogor semakin maju, semakin luar biasa, dan semakin memberikan ruang bagi seni budaya lokal. Karena seni dan musik rakyat adalah bagian dari kebersamaan masyarakat. Semoga Bogor terus menjadi kabupaten yang istimewa dan membanggakan,” tuturnya.

Perayaan Hari Jadi Bogor ke-544 tahun ini akhirnya tidak hanya meninggalkan kesan kemeriahan semata, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya persatuan, gotong royong, dan kebersamaan dalam membangun daerah.

Di bawah semangat “Bergerak Serempak, Nyata Berdampak”, masyarakat Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa dengan kebersamaan, seluruh elemen masyarakat mampu bergerak bersama menuju Kabupaten Bogor yang lebih maju, lebih sejahtera, dan lebih gemilang menuju Kuta Udaya Wangsa.