CIBINONG – INDONESIA NEWS CHANEL | Rabu, 30 September 2026 — Cabang olahraga (cabor) angkat berat National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Sebanyak 12 atlet, terdiri dari delapan atlet laki-laki dan empat atlet perempuan, dipersiapkan untuk memperkuat Kabupaten Bogor pada ajang tersebut. Para atlet saat ini menjalani latihan secara intensif dengan frekuensi maksimal lima kali dalam sepekan.

Program latihan difokuskan pada peningkatan teknik, strategi pertandingan, serta kemampuan angkatan sebagai bagian dari persiapan menghadapi persaingan di Peparda VII Jawa Barat 2026.

Secara keseluruhan, cabor angkat berat NPCI Kabupaten Bogor menargetkan 10 medali emas pada Peparda VII Jawa Barat 2026.

Persiapan Tiga Bulan

Salah satu atlet angkat berat Kabupaten Bogor, Sugiharto, mengatakan persiapan menghadapi Peparda telah dilakukan melalui pemusatan latihan selama tiga bulan dengan intensitas yang cukup tinggi.

Menurutnya, latihan saat ini mulai diarahkan pada pematangan strategi dan teknik angkatan agar para atlet dapat tampil optimal saat pertandingan.

“Selama tiga bulan Pelatda ini kami menjalani latihan dengan sangat intensif. Kami fokus pada pematangan strategi, baik dalam angkatan maupun teknik. Kalau dipersentasikan, persiapan kami saat ini sudah sekitar 80 persen dari target yang diinginkan para pelatih,” ujar Sugiharto.

Sugiharto menegaskan keinginannya untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus mempersembahkan medali emas bagi Kabupaten Bogor.

“Sebagai seorang atlet, tentunya kami ingin memberikan yang terbaik dan meraih medali emas. Target utama saya adalah menjadi yang terbaik dan membawa nama Kabupaten Bogor meraih prestasi di Peparda 2026,” ungkapnya.

Nurhaeni Bidik Dua Medali Emas

Sementara itu, atlet angkat berat disabilitas Kabupaten Bogor, Nurhaeni, mengungkapkan bahwa persiapan menghadapi Peparda telah dilakukan sejak jauh-jauh hari.

Ia menyebut latihan rutin telah dijalaninya sejak mengikuti Peparnas pada 2024 hingga saat ini.

“Alhamdulillah untuk persiapan, saya sudah mempersiapkannya sejak jauh-jauh hari. Bahkan sejak 2024 setelah Peparnas, saya sudah rutin menjalani latihan sampai sekarang,” kata Nurhaeni.

Nurhaeni juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap atlet disabilitas, terutama dalam penyediaan fasilitas olahraga serta akses yang mendukung kebutuhan para atlet.

“Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor sudah sangat baik, mulai dari fasilitas hingga akses bagi penyandang disabilitas. Semua fasilitas olahraga di Kabupaten Bogor sudah cukup baik untuk mendukung para atlet disabilitas,” tuturnya.

Menghadapi Peparda VII Jawa Barat 2026, Nurhaeni memiliki target pribadi untuk mempersembahkan prestasi terbaik bagi Kabupaten Bogor dengan membidik dua medali emas.

“Harapan saya, semoga di Peparda 2026 saya bisa mendapatkan dua medali emas,” pungkasnya.

Peparda VII Jawa Barat 2026 menjadi salah satu momentum bagi para atlet NPCI Kabupaten Bogor untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempersembahkan prestasi olahraga bagi daerah.

Sumber: Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor
Editor: Tim Redaksi Indonesia News Chanel