BOGOR, INDONESIA NEWS CHANEL – Sekretariat Bersama Wartawan Media Online (Sekber WMO) menerbitkan koran cetak sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi sekaligus memperkuat praktik jurnalisme yang kredibel di tengah perkembangan media digital.

Penerbitan koran tersebut bertepatan dengan momentum reaktivasi dan kebangkitan organisasi di bawah kepengurusan baru Sekber WMO periode 2026–2031.

Ketua Umum Sekber WMO sekaligus Pemimpin Redaksi Koran Sekber, Alpin, mengatakan penerbitan koran cetak tersebut dirancang sebagai wadah karya jurnalistik yang mengedepankan informasi yang kredibel dan akuntabel.

Menurut Alpin, kehadiran media cetak tetap memiliki ruang di tengah perkembangan media digital, terutama sebagai sarana dokumentasi informasi sekaligus alternatif bagi masyarakat yang masih menggunakan media konvensional.

“Maksud dan tujuan penerbitan koran ini adalah untuk menjadi etalase karya jurnalistik terbaik dari seluruh jurnalis dan pemimpin redaksi yang bernaung di bawah Sekber WMO Bogor,” ujar Alpin di ruang kerja Redaksi Koran Sekber, Jalan Nurul Yaqin 26A, Cibinong, Bogor, Senin (5/10/2026).

Perkuat Jangkauan Informasi di Era Digital

Alpin menjelaskan, penerbitan koran cetak dilandasi sejumlah pertimbangan. Salah satunya adalah kebutuhan terhadap dokumentasi informasi yang dapat menjadi bagian dari arsip pemberitaan dan rujukan masyarakat.

Selain itu, koran Sekber WMO diarahkan untuk memperluas edukasi publik kepada masyarakat, instansi pemerintah, maupun pelaku usaha yang masih membutuhkan akses terhadap media konvensional.

Koran tersebut juga diharapkan dapat membawa karya jurnalistik dari jaringan media online anggota Sekber WMO ke dalam format cetak dengan penyajian yang lebih mendalam dan analitis.

Dalam penyajiannya, Koran Sekber WMO mengusung tata letak modern dan bahasa jurnalistik yang lugas dengan tetap mengacu pada Kode Etik Jurnalistik.

Fokus pemberitaan mencakup berbagai isu aktual, mulai dari dinamika sosial, kebijakan publik hingga peristiwa yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Hadirkan Sejumlah Rubrik

Untuk memperkuat karakter pemberitaan, Koran Sekber WMO menyiapkan sejumlah rubrik.

Salah satunya “Lensa Siber”, yang akan menyajikan rangkuman isu aktual dan pemberitaan dari jaringan media online anggota Sekber WMO, termasuk laporan yang membutuhkan pendalaman.

Sementara sektor ekonomi dan kemitraan akan menjadi ruang bagi pemberitaan serta promosi UMKM, bisnis lokal, korporasi, dan potensi ekonomi daerah.

Ada pula rubrik “Suara Warga” yang disiapkan sebagai ruang bagi aspirasi, opini, dan interaksi masyarakat.

Alpin mengatakan, Koran Sekber WMO juga diharapkan dapat menjadi mitra bagi pemerintah dan sektor swasta melalui pemberitaan yang mendorong keterbukaan informasi, kontrol sosial, serta penyebarluasan informasi mengenai program pembangunan.

“Koran ini diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan swasta dengan menyajikan rubrikasi yang mendukung transparansi publik, kontrol sosial yang sehat, serta diseminasi program pembangunan daerah,” katanya.

Didorong Menjadi Unit Usaha Organisasi

Sementara itu, Pemimpin Umum Koran Sekber, Achmad Indrawan Heryadi, berharap kehadiran Koran Sekber WMO dapat menjadi salah satu referensi informasi bagi masyarakat.

Menurutnya, bersama kepengurusan baru, Sekber WMO berkomitmen mengembangkan media tersebut sekaligus mendorong kolaborasi di antara para jurnalis yang tergabung dalam organisasi.

“Bersama jajaran pengurus baru, media ini berkomitmen untuk terus bergerak maju, mengawal alam demokrasi, serta membuktikan bahwa kolaborasi nyata mampu melahirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh ekosistem pers dan masyarakat,” ujar Indrawan.

Ia menambahkan, penerbitan Koran Sekber juga diarahkan menjadi unit usaha produktif organisasi guna mendukung kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan anggota Sekretariat Bersama Wartawan Media Online.

Dengan hadirnya koran cetak tersebut, Sekber WMO mencoba memadukan jaringan media online dengan media konvensional. Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari upaya organisasi mempertahankan ruang jurnalisme yang informatif di tengah perubahan pola konsumsi berita masyarakat.

Editor: Indonesia News Chanel
6 Oktober 2026