BOGOR – INDONESIA NEWS CHANEL | Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat menangani putusnya akses penghubung antara Desa Antajaya dan Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, dengan membangun Jembatan Bailey di lokasi ambruknya Jembatan Cigoha.

Jembatan Cigoha yang berada di ruas Jalan Sirnarasa–Bantar Kuning mengalami kerusakan pada Kamis, 16 April 2026. Derasnya arus Sungai Cigoha akibat hujan berintensitas tinggi menyebabkan abutmen jembatan mengalami penurunan hingga sekitar 2,7 meter. Kondisi tersebut mengakibatkan abutmen bergeser dan ambruk pada bagian oprit sehingga akses utama masyarakat terputus.

Material utama berupa rangka baja dimobilisasi ke lokasi secara bertahap
Jembatan yang telah dibangun sejak tahun 1994 itu selama ini menjadi jalur vital yang menghubungkan Desa Antajaya dengan Desa Buanajaya, sekaligus mendukung mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Proses Bongkar Komponen Bailey
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pada 17 April 2026 Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor melalui UPTD Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah X (Jonggol) bersama instansi terkait langsung melakukan survei teknis dan asesmen kondisi jembatan. Tim juga menyusun langkah-langkah penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.

Atas arahan Bupati Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor kemudian melaksanakan penanganan darurat melalui pembangunan Jembatan Bailey sebagai jembatan sementara untuk memulihkan konektivitas masyarakat.

Penyusunan Komponen
Tahapan pekerjaan diawali dengan pembersihan area terdampak, pengamanan lokasi, persiapan pondasi, hingga mobilisasi material utama berupa rangka baja ke lokasi secara bertahap. Selanjutnya dilakukan proses pembongkaran komponen Bailey, penyusunan rangka, pembentukan struktur jembatan, serta pemeriksaan akhir guna memastikan seluruh konstruksi memenuhi standar keselamatan.

Rangka Mulai Terbentuk
Setelah seluruh tahapan selesai, pembangunan Jembatan Bailey dinyatakan rampung 100 persen dan telah dapat difungsikan sebagai akses sementara bagi masyarakat.

Pemeriksaan Akhir
Dengan beroperasinya Jembatan Bailey, mobilitas warga kembali normal. Akses transportasi, distribusi hasil pertanian, kegiatan pendidikan, pelayanan publik, hingga aktivitas perekonomian masyarakat Desa Antajaya dan wilayah sekitarnya kini kembali berjalan dengan aman sambil menunggu pembangunan jembatan permanen.

Masyarakat Menggunakan Jembatan
Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan infrastruktur daerah, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, khususnya dalam penanganan kondisi darurat akibat bencana alam.







