JAKARTA – INDONESIA NEWS CHANEL | Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (22/6/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar.
Berdasarkan informasi yang beredar, jumlah peserta aksi diperkirakan mencapai sekitar 5.000 orang. Massa aksi tampak mengenakan pakaian serba putih sebagai simbol dukungan terhadap program tersebut.
Sejak siang hari, peserta aksi mulai memadati kawasan Jalan Merdeka Selatan dan berkumpul di titik unjuk rasa di sekitar Patung Kuda.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlin Sumantri, membenarkan bahwa massa aksi telah hadir di lokasi dan pengamanan telah dilakukan sejak awal kegiatan.
“(Massa) sudah hadir di kolam unjuk rasa Jalan Merdeka Selatan,” ujar Erlin.
Ia menegaskan bahwa aparat kepolisian memberikan pelayanan pengamanan terhadap seluruh kegiatan penyampaian pendapat di muka umum secara profesional dan humanis tanpa membedakan kelompok yang melakukan aksi.
“Yang jelas setiap aksi dari kelompok manapun kita layani dengan profesional dan humanis,” tegasnya.
Selain aksi Aliansi Masyarakat Jakarta, Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) juga dijadwalkan menggelar aksi di kawasan Silang Monas. Namun hingga siang hari, massa dari PB PMII dilaporkan belum tiba di lokasi.
Di waktu yang sama, aksi unjuk rasa lainnya juga berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI, yang dilakukan oleh massa dari Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN KNARA).
Mengantisipasi sejumlah agenda unjuk rasa yang berlangsung di berbagai titik ibu kota, Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 4.057 personel gabungan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa personel disebar di sejumlah lokasi strategis, di antaranya kawasan Monas, Bundaran HI, Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, hingga kawasan Kementerian Kehutanan RI.
Dari total personel yang diterjunkan, sebanyak 3.701 personel berasal dari Polda Metro Jaya, 156 personel dari jajaran Polres, serta 200 personel merupakan bantuan kendali operasi (BKO) dari TNI.
Menurut Budi, pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, seperti kemacetan lalu lintas, konvoi kendaraan, pemblokiran jalan, hingga gangguan terhadap fasilitas umum.
Meski demikian, ia memastikan seluruh proses pengamanan tetap mengedepankan pendekatan persuasif, profesional, dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Aksi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis berlangsung dalam pengawasan aparat keamanan dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib, aman, serta tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara damai sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.







