RANCABUNGUR, INDONESIA NEWS CHANEL — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) melaksanakan Trial Mix dan Mix Design untuk kegiatan pembangunan jalan dan drainase lingkungan pada kawasan kumuh Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Kamis (10/9/2026).
Trial Mix dan Mix Design menjadi tahapan penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur lingkungan memenuhi standar teknis. Pengujian mencakup kualitas material serta komposisi campuran beton yang akan digunakan dalam pembangunan jalan dan drainase.
Langkah tersebut dilakukan sejak awal guna memastikan hasil pembangunan memiliki mutu yang baik, aman, serta mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Kepala Disperkim Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, mengatakan pembangunan jalan dan drainase lingkungan merupakan bagian dari program peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dengan luas di bawah 10 hektare.
“Melalui trial mix dan mix design ini, kami ingin memastikan seluruh proses pembangunan dilaksanakan secara efektif, efisien, tepat sasaran, tepat mutu, dan tepat waktu. Yang paling penting, hasil pembangunan nantinya benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat di lokasi sasaran,” ujar Eko.
Eko menjelaskan, berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Disperkim Tahun Anggaran 2026, pembangunan jalan dan drainase lingkungan tersebut dilaksanakan di lima desa.
Kelima lokasi tersebut yakni Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur; Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea; Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi; Desa Citeko, Kecamatan Cisarua; serta Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri.
Menurut Eko, penanganan kawasan kumuh tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan lingkungan permukiman yang sehat, aman, nyaman, dan layak huni.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, pemerintah desa, pendamping lapangan, serta masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar pelaksanaan pembangunan berjalan optimal.
Sementara itu, Camat Rancabungur, Dita, mengapresiasi perhatian Pemkab Bogor melalui Disperkim terhadap peningkatan kualitas lingkungan permukiman, khususnya di Desa Bantarsari.
Menurutnya, pelaksanaan Trial Mix dan Mix Design merupakan tahapan penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur memenuhi standar teknis serta menghasilkan kualitas pekerjaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Penataan kawasan permukiman bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan lingkungan yang sehat, layak huni, dan bermartabat bagi masyarakat. Kami di tingkat kecamatan bersama kepala desa dan pendamping lapangan siap mengawal program ini agar tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran,” ungkap Dita.
Ia juga berharap dukungan seluruh pihak, termasuk UPT Laboratorium Bahan Konstruksi Kelas A DPU Kabupaten Bogor, terus diperkuat dalam proses pengujian maupun pengawasan kualitas material di lapangan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Bogor menegaskan komitmennya untuk mempercepat peningkatan kualitas kawasan permukiman sekaligus memastikan setiap pembangunan infrastruktur memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan kawasan permukiman di Kabupaten Bogor yang semakin sehat, nyaman, aman, dan layak huni.
(Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor).







