CIBINONG – INDONESIA NEWS CHANEL – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengapresiasi langkah cepat Sekretariat DPRD (Sekwan) yang lebih dahulu memulai pembahasan Program dan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri rapat kerja bersama DPRD Kabupaten Bogor di Cisarua, Selasa (14/4/2026).

Menurut Ajat, inisiatif Sekwan yang lebih awal memulai pembahasan menunjukkan kesiapan dan keseriusan dalam menyusun perencanaan pembangunan ke depan. Ia menilai langkah tersebut penting sebagai fondasi awal dalam merancang program yang terarah serta responsif terhadap kebutuhan daerah.

“Ini menjadi hal yang patut diapresiasi. Sekretariat Dewan sudah lebih dulu memulai dibandingkan perangkat daerah lainnya. Artinya ada kesiapan dalam menyusun program kerja ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ajat juga menekankan pentingnya harmonisasi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam proses perencanaan. Ia mengingatkan agar komunikasi antara legislatif dan eksekutif terus dijaga guna menghindari potensi miskomunikasi.

“Tantangan ke depan membutuhkan harmonisasi yang kuat. Komunikasi antara DPRD dan eksekutif harus terus dijaga agar tidak terjadi miskomunikasi dalam penyusunan program,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim, menegaskan bahwa penyusunan Renja bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk menghasilkan program kerja yang berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Renja ini bukan formalitas. Ini adalah momentum untuk memastikan program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD secara optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran Sekretariat DPRD sangat krusial dalam mendukung kinerja anggota dewan, khususnya dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

“Keberhasilan Sekwan tercermin dari kemampuannya dalam mendukung anggota dewan menjalankan amanah, termasuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,” pungkasnya.