BOGOR — INDONESIA NEWS CHANEL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) V melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025–2026 di Kecamatan Nanggung, Senin (6/10/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus mengevaluasi berbagai capaian pembangunan serta permasalahan yang masih dihadapi masyarakat di wilayah tersebut.

Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Golkar, Aan Triana Al Muharom, Camat Nanggung Aep Saepuloh, jajaran pejabat Kecamatan Nanggung, seluruh kepala desa se-Kecamatan Nanggung, serta perwakilan partai politik dan organisasi kemasyarakatan (ormas).

Dalam laporan yang disampaikan pada kegiatan tersebut, disebutkan bahwa alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang telah direalisasikan untuk Kecamatan Nanggung mencapai Rp56,869 miliar, dan diperkirakan akan menembus Rp70 miliar hingga akhir tahun. Dengan angka tersebut, Kecamatan Nanggung tercatat sebagai wilayah dengan realisasi APBD terbesar di Dapil V Kabupaten Bogor.

Camat Nanggung, Aep Saepuloh, menyampaikan harapannya agar perhatian pemerintah daerah terhadap Kecamatan Nanggung terus meningkat, khususnya dalam percepatan pembangunan di desa-desa yang masih tertinggal.

“Kecamatan Nanggung sejak tahun 2010 memiliki tiga desa yang terus mengajukan permohonan pembangunan. Harapan saya, di tahun terakhir masa jabatan ini, tuntutan masyarakat dapat terealisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom, menegaskan bahwa fokus pembahasan DPRD pada bulan November mendatang adalah penguatan APBD Tahun 2026, sekaligus memastikan berbagai isu strategis di Kecamatan Nanggung dapat terakomodasi dalam perencanaan anggaran.

“Kami di DPRD akan berupaya mencari anggaran untuk kebutuhan di masing-masing daerah pemilihan. Untuk Dapil V, khususnya Kecamatan Nanggung, proyeksi pembangunan tahun 2026 sudah kami siapkan, terutama pada sektor infrastruktur, penyelesaian PSU (Prasarana, Sarana, dan Utilitas), serta pembangunan hunian tetap (huntap),” ungkapnya.

Ia juga menyoroti masih adanya sejumlah hunian tetap yang belum ditempati oleh penerima manfaat, sehingga menjadi perhatian serius bagi DPRD untuk ditindaklanjuti.

“Masih ada huntap yang belum ditempati oleh penerima haknya. Hal ini tentu menjadi perhatian kami agar program tersebut benar-benar tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak,” tambahnya.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan berbagai aspirasi masyarakat Kecamatan Nanggung dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan penganggaran pembangunan di Kabupaten Bogor, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Dapil V