Bogor — INDONESIA NEWS CHANNEL // Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Bogor yang diketuai oleh Ajeng Umaroh kembali menunjukkan kiprahnya dalam membina generasi muda melalui kegiatan positif dan inovatif. Kali ini, LASQI turut serta dalam kegiatan Pelatihan Foodpreneur yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, bertempat di Bale Arimbi, Kecamatan Megamendung, pada 28–31 Juli 2025.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Dispora dalam mencetak generasi muda yang kreatif dan mandiri dalam bidang kewirausahaan kuliner. Ketua LASQI Kabupaten Bogor, Ajeng Umaroh, mengarahkan generasi ke-7 dari organisasi yang ia pimpin untuk aktif mengikuti pelatihan ini sebagai bentuk penguatan kapasitas pemuda dalam menjawab tantangan zaman, terutama di sektor ekonomi kreatif.
Ajeng Umaroh menjelaskan bahwa LASQI tidak hanya fokus pada syiar Islam melalui seni musik Islami, tetapi juga bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif dan kolaboratif. “Kami ingin generasi muda LASQI tumbuh dengan karakter mandiri, cerdas, dan produktif. Oleh karena itu, kami membuka ruang-ruang kemitraan, baik dengan Dispora maupun lembaga lainnya,” ujarnya.
Sebagai wujud konkret pengembangan SDM, LASQI Kabupaten Bogor juga menjalin kerja sama dengan Yayasan Antero, lembaga mitra resmi Pemerintah Jepang, dalam memberikan kesempatan magang dan kuliah di Jepang bagi pemuda-pemudi berprestasi. Selain itu, melihat meningkatnya angka pengangguran, Ajeng Umaroh juga membuka peluang usaha dan bisnis berbasis komunitas dan digital marketing melalui kerja sama dengan CAR (BCA Life) yang turut didukung oleh sejumlah perbankan nasional.
Acara pelatihan Foodpreneur dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor, Bapak Asnan, AP, M.Si, yang dalam sambutannya mengapresiasi peran generasi muda. Di hari pertama pelatihan, para peserta mendapatkan materi tentang Design Thinking, penyusunan proposal, dan strategi mencari sumber pendanaan usaha.
Dengan sinergi yang terus terjalin antara LASQI dan Dispora Kabupaten Bogor, diharapkan akan lahir generasi muda yang tidak hanya religius dan berbudaya, tetapi juga tangguh secara ekonomi dan siap menghadapi masa depan.







